Penuntun Amal Bhakti

Majalah Bulanan Keluarga Besar Depag Sumatera Barat

PAKTA INTEGRITAS Oleh: Drs. H. Haryadi Z ( Kabag TU Kanwil Dep.Agama Sumbar)

Sejak era reformasi yang lahir sebagai akibat dari krisis multi dimensi, terjadi ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Apapun yang dilakukan pemerintah selalu dipertanyakan dan mendapat sorotan bahkan disangsikan keberhasilan pengelolaannya apalagi pertanggungjawabannya, dan tidak jarang terjadinya pengaduan dan proses hukum.

Krisis kepercayaan terhadap pemerintah ini selalu disorot, terutama dalam proses pengadaan barang dan jasa, karena disinyalir proses pengadaan barang dan jasa pemerintah, sering dianggap sebagai celah untuk memperkaya diri sendiri dan orang lain, artinya peluang melakukan kesalahan.

Oleh karena itu, melalui Kepres 80 Tahun 2003 dan perbaikan-perbaikannya, telah menegaskan bahwa dalam hal pengadaan barang dan jasa pemerintah, disamping mengikuti segala peraturan dan ketentuan yang berlaku juga mesti memasukkan Pakta Integritas, sebagai komitmen bagi pihak-pihak yang terlibat dalam proses pengadaan barang dan jasa, agar tidak terjadi penyelewengan dan penyalanggunaan.

Untuk mengetahui lebih jauh tentang Pakta Integritas, maka dibawah ini akan diuraikan hal ihwal seputar substansi Pakta Integritas, untuk dipahami dan dipedomani bagi panitia dan pihak yang melakukan proses pengadaan barang dan jasa, terutama dilingkungan Departemen Agama Sumatera Barat.

  1. Pakta Integritas adalah pernyataan/janji tentang komitmen untuk melakukan segala tugas dan tanggungjawab sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  2. Pakta Integritas merupakan sistem ekstra yudisial (di luar hukum) namun masih dalam kerangka hukum yang berlaku, baik peraturan pemerintah maupun UU Anti Korupsi.
  3. Pakta Integritas diberlakukan untuk mencegah terjadinya korupsi di jajaran yang meliputi:

a. Korupsi administrasi,

b. Korupsi dalam pengadaan barang dan jasa publik,

c. korupsi dalam pelayanan publik dan lain-lain.

d. Korupsi tidak semuanya dapat dipantau namun dapat dikontrol melalui kombinasi etika perilaku, dan tindakan hukum tegas.

  1. Pakta Integritas adalah kontrol dengan menggunakan azas-azas sebagai berikut:

a. tidak memikirkan diri sendiri,

b. integritas yang tinggi,

c. obyektivitas,

d.akuntabilitas,

e. keterbukaan,

f. kejujuran,

g.kepemimpinan.

  1. Penerapan Pakta Integritas di Instansi Publik untuk:

a. Memastikan bahwa semua kegiatan dan keputusan di institusi publik dilakukan secara transparan.

b. Semua proyek Atau pekerjaaan yang dilaksanakan, jasa yang diberikan atau diterima, serta barang atau material, dipasok ke institusi oleh pemasok tanpa adanya manfaat atau keuntungan finansial tambahan dalam bentuk apapun di luar yang ditetapkan secara hukum.

c. Memastikan bahwa semua kegiatan dan keputusan di intitusi publik dilakukan secara transparan.

d. Keputusan-keputusan yang diambil oleh pejabat tidak mempengaruhi berbagai kepentingan pihak-pihak di luar institusi.

  1. Beberapa elemen dan karakteristik dari Pakta Integritas adalah adanya: a. Proses pengambilan keputusan dibuat secara sederhana dan transparan. b. Pernyataan/Janji dari pejabat dan karyawan yang ditandatangani baik secara individu maupun secara bersama-sama dengan kontraktor/pemasok dalam bentuk Pakta Integritas.

1) Mekanisme pengaduan atas pelanggaran Pakta Integritas.

2) Pihak pemantau independent atas pelaksanaan Pakta Integritas.

3) Mekanisme insentif dan disentif.

4) Mekanisme penyelesaian konflik yang cepat, murah dan efisien.

5) Pelindungan bagi saksi pelapor.

  1. Modul Pakta Integritas: adalah kumpulan aturan pelaksanaan yang rinci meliputi segala aspek yang diperlukan dalam rangka melaksanakan Pakta Integritas secara benar dan efektif.
  2. Negara-negara yang telah melaksanakan Pakta Integritas antara lain: Meksiko, Indonesia, Jerman, Venezuela, India, Inggeris, Brazil, Bosnia, Cheko, Pakistan, Latvia, Hongkong, Malaysia, Korea Selatan, dan Pilipina. (Amr)
Iklan

23 Juni 2008 - Posted by | Uncategorized

1 Komentar »


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: