<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Penuntun Amal Bhakti</title>
	<atom:link href="http://pabdepagsumbar.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pabdepagsumbar.wordpress.com</link>
	<description>Majalah Bulanan Keluarga Besar Depag Sumatera Barat</description>
	<lastBuildDate>Thu, 14 Apr 2011 18:52:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='pabdepagsumbar.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Penuntun Amal Bhakti</title>
		<link>http://pabdepagsumbar.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://pabdepagsumbar.wordpress.com/osd.xml" title="Penuntun Amal Bhakti" />
	<atom:link rel='hub' href='http://pabdepagsumbar.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Pendidikan</title>
		<link>http://pabdepagsumbar.wordpress.com/2009/04/14/pendidikan/</link>
		<comments>http://pabdepagsumbar.wordpress.com/2009/04/14/pendidikan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2009 03:35:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pabdepagsumbar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pabdepagsumbar.wordpress.com/?p=61</guid>
		<description><![CDATA[PARADIGMA BARU PENDIDIKAN ISLAM OLEH : JHON OF RIEZAL ONE, S.AG, M.A. KASI MAPENDA DEPAG DHARMASRAYA Paradigma secara etimologi berarti model dalam teori ilmu pengetahuan, kerangka berfikir. Istilah pertama muncul diperkenalkan oleh Thomas Kuhn untuk menjelaskan teori mengenai perkembangan ilmu pengetahuan yang terjadi secara revolusioner. Baginya paradigma adalah pandangan mendasar mengenai suatu pokok persoalan tertentu. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pabdepagsumbar.wordpress.com&amp;blog=4046645&amp;post=61&amp;subd=pabdepagsumbar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                              &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:18pt;">PARADIGMA<span> </span>BARU<span> </span>PENDIDIKAN <span> </span>ISLAM</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong> </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong>OLEH :</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="text-decoration:underline;">JHON OF RIEZAL ONE, S.AG, M.A.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong>KASI MAPENDA DEPAG DHARMASRAYA</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong> </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;"><strong><span> </span></strong><span>Paradigma secara etimologi berarti model dalam teori ilmu pengetahuan, kerangka berfikir. </span><span lang="SV">Istilah pertama muncul diperkenalkan oleh Thomas Kuhn untuk menjelaskan teori mengenai perkembangan ilmu pengetahuan yang terjadi secara revolusioner. Baginya paradigma adalah pandangan mendasar mengenai suatu pokok persoalan tertentu. Menurut Robert Friedrichs, maksud paradigma adalah pandangan mendasar suatu disiplin ilmu mengenai apa yang menjadi pokok persoalan.Secara <em>katagoritatif</em> , pengertian paradigma dapat dibagi menjadi tiga katagori, yaitu paradigma <em>metafisik, </em>paradigma <em>sosiologis, </em>paradigma <em>konstrak. </em>Paradigma <em>metafisik</em> adalah pandangan mengenai pokok persoalan tertentu yang menjadi pusat perhatian komunitas ilmuwan, atau pencarian komunitas ilmuwan mengenai suatu pokok persoalan. Paradigma <em>sosiologis</em> adalah sebutan bagi pola kehidupan sebagai realisasi dari suatu teori. Sedangkan paradigma <em>konstrak </em>adalah dipergunakan untuk menunjuk suatu aktifitas dari suatu ilmu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;"><span lang="SV"><span> </span>Bila dikaitkan dengan pendidikan Islam pengertian paradigma lebih dekat dengan katagori metafisik, artinya pendidikan Islam merupakan disiplin ilmu yang menjadi pokok kajian<span> </span>ilmuwan yang selalu bersifat dinamis sesuai dengan perkembangan zaman. Paradigma baru pendidikan Islam bukan berarti merubah sendi-sendi absolut Islam, seperti aqidah. Namun paradigma lebih mengarah pada sifat kedinamisan pendidikan Islam, dengan sifat kedinamisan ini diharapkan Islam mampu menjawab segala bentuk kebutuhan sesuai dengan perkembangan zamannya.Abuddin Nata menawarkan beberapa langkah dalam mengembangkan pendidikan Islam dalam menghadapi perkembangan zaman, yaitu; <em>Pertama, </em><span> </span>pendidikan Islam harus dirancang sesuai dengan nilai-nilai ajaran Islam. Pendidikan Islam secara sederhana dapat diartikan sebagai pendidikan yang dijiwai dengan nilai-nilai ajaran Islam. Berbagai aspek yang terlibat dalam komponen pendidikan, mulai dari visi, misi tujuan, kirikulum, guru,murid, Proses Belajar Mengajar, sarana dan prasarana, biaya, lingkunagn dan evaluasi harus didasarkan pada nilai-nilai Islam yang bersumberkan Al Qur-an dan Assunnah. <em>Kedua, </em>pendidikan Islam harus diarahkan pada upaya memberdayakan lulusan yang unggul dan kompetensi yang dapat diandalkan, sehingga ia dapat bersaing dengan penuh kepercayaan diri tanpa harus minder. <em>Ketiga, </em>pendidikan Islam harus dirancang dengan menerapkan prinsip demokrasi dan multikultural. Artinya, semua informasi tentang pendidikan Islam dapat dijangkau oleh stakeholder, sehingga semua unsur yang terlibat dalam pendidikan dapat menganalisa relevansi kebijakan, memahami dan mengkrtisi serta memberi masukan untuk kelancaraan pelaksanaan program. Di samping itu pendidikan Islam, dalam memperlakukan muridnya tidak harus membedakan latar belakang strata sosial tapi lebih melihat pada kompetensi masing-masing. Meminjam istilah H.A.R Tilaar, pendidikan multikulturalisme berjalan bergandengan dengan proses demokratisasi di dalam kehidupan masyarakat. Proses demokratisasi dipicu oleh pengakuan terhadap hak asasi manusia yang tidak membedakan perbedaan-perbedaan manusia atas warna kulit, agama dan gender. Semua manusia diciptakan Ilahi dengan martabat yang sama tanpa membedakan akan perbedaan tersebut.<span> </span>Dengan tanpa melihat perbedaan ini proses multikultaral bisa berjalan dengan baik, sehingga sifgat eksklusivisme dapat diminimalisir. <em>Keempat, </em>pendidikan Islam harus menyelenggarakan pendidikan agama dengan visi yang menjadikan agama sebagai ndasar nilai dalam kajian berbagai disiplin ilmu, pedoman hidup, sumber etika, moral dan kultural. Agama Islam juga harus membawa misi yang komprehensif, integratif, holistik, rasional, empirik, progressif, humanis, inklusif, kultuiral, aktuan dan kontekstual. <em>Kelima</em>, pendidikan Islam harus dikembangkan dengan memperhatikan standar pendidikan yang telah ditentukan, menganut sistem wiraswasta dan juga harus bersifgat mengglobal yang bertaraf dunia (world class). <em>Keenam,</em> pengembangan pendidikan Islam harus dilakukan dengan memperhatikan perbahan-perubahan yang berlangsung aman, cepat dan menyelesaikannya baik pada tingkat wacana maupun tingkat kebijakan. <em>Ketujuh, </em>pengembangan pendidikan Islam harus memperhatikan beberapa hal, meliputi; memperluas aspirasi publik, memperhatikan dunia kerja, menjadikan lembaga pendidikan Islam sebaga lembaga ilmiah yang efektif, mengintegrasikian penilaian (assesment) , memperkuat kerja sama pada setiap komunitas, menginformasikan setiap visinya secara luas.Di samping ketujuh prinsip di atas, pendidikan Islam harus mampu mengintegralkan ilmu pengetahuan. Tidak ada lagi dikhotomi antara pendidikan agama dan pendidikan umum, dengan cera Islamisasi ilmu pengetahuan diharapkan ilmu pengetahuan selalu diilhami oleh Islam sabagai agama yang menawarkan keselamatan<strong>.<span> </span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><strong><span lang="SV"><span> </span></span></strong><span lang="SV">Sistem pendidikan Islam mencakup beberapa aspek yang sangat luas yang meliputi materi pendidikan, metode penyampaian maupun lembaga-lembaga yang terlibat di dalamnya. Menyangkut materi pendidikan Islam sesungguhnya bersifat integral, tidak ada pemisahan antara ilmu agama dan ilmu umum. Dalam Islam ilmu terintegrasi dalam satu kesatuan<span> </span>sebagi bekal menjadi seorang khalifah. Satu kesatuan ini meliputi berbagai bidang materi; <em>Pertama,</em><span> </span>materi pengetahuan bahasa Arab yang secara spesifik mempelajari bidang kajian keagamaan. Sebagian para ahli katagori ini diistilahkan ”pengajaran tradisional”. Kategori <em>kedua</em> bidang ilmu pengetahuan yang menjadi sebuah disiplin, meminjam istilah Faruqi kategori ini disebut <em>ummatic sciences </em>atau <em>al Ulumul Insaniyah.</em> Kategori <em>ketiga</em>, ilmu yang dikaitkan dengan alam yang dikelompokkan menjadi disipli <em>al Ulumul Kauniyyah .</em>Sesuai dengan perjalanan waktu, tiga kategori materi keilmuan pendidikan tersebut menjadi acuan pengelompokan sistem pendidikan apakah<span> </span>tradisional atau modern. Secara umum dapat dikatakan pendidikan yang mengajarkan ilmu-ilmu kategori pertama<span> </span>dikelompokkan tradisional, sebaliknya untuk kategori kedua dan ketiga dikelompokkan ke modern.<em></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:36pt;"><span lang="SV">Tradisional diartikan sikap dan cara berfikir serta bertindak yang selalu berpegang teguh pada norma dan adat kebiasaan yang ada secara turun temurun. Bila dikaitkan dengan lembaga pendidikan, Zamakhsari Dhofier menilai tradisional (<em>salafi)</em> adalah lembaga yang masih mempertahankan pengajaran kitab Islam klasik sebagai inti pendidikan tanpa memasukkan dan memperkenalkan pengetahuan umum.Modern dapat diartikan sikap dan cara berfikir serta cara bertindak sesuai dengan tuntutan zaman. Dalam kaitan dengan lembaga pendidikan pesantren, Zamakhsari mendefinisikan modern (<em>khalafi</em>) adalah pesantren yang telah memasukkan pelajaran umum dalam madrasah yang dikembangkannya atau membuka tipe-tipe sekolah umum di samping tetap memperhatikan pengajaran kitab-kitab klasik.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:36pt;"><span lang="SV">Dalam kontek lembaga pendidikan, ada dua terminologi yang memiliki aspek kesamaan yaitu pesantren dan surau. Mastuhu (1994) mengungkapkan ada beberapa unsur suatu lembaga dapat dikatakan pesantren meliputi ; Aktor atau pelaku seperti kyai, syeikh, ustadz, guru dan santri, Sarana perangkat keras, seperti masjid, rumah kyai, rumah dan asrama ustadz dan santri serta<span> </span>Sarana perangkat lunak, seperti tujuan, kurikulum, kitab, tata<span> </span>tertib, cara pengajaran dan lainnya.Sementara bagi Zamakhsari<span> </span>Dhofier, ada beberapa komponen dalam pesantren, meliputi :Kyai, Santri, Masjid,Pondok, dan Pengajian kitab.Dengan melihat kriteria yang diberikan Mastuhu maupun Zamakhsari, ada beberap aspek persamaan antara pesantren dan surau. Kyai yang dikenal di Jawa lebih dikenal Syeikh di Minangkabau, santri sama dengan murid atau <em>orang siak</em> untuk di Minangkabau. Masjid secara fungsi sama dengan surau tempat melaksnakan ibadah, pondok adalah tempat tinggal atau tidur santri. Di Minangkabau kalau tidak disiapkan tempat tidur khusus, maka tudrnya menyatu dengan bangunan surau. Pengajaran kitab adalah kitab-kitab kuning yang diajarkan, baik di pesantren maupun surau sama-sama mengajarkan kitab kuning ini. Sisi perbedaan antara surau dan pesantren adalah istilah yang dipakai. Di Minangkabau surau merupakan rangkaian komponen yang terlibat dalam proses pendidikan, surau tidak hanya menunjukkan tempat ibadah saja.Walaupun surau secara bangunan identik dengan masjid, namun bila disebut surau tidak hanya tertuju sebagai persamaan masjid. Sementara Pesantren merupakan gabungan dari beberapa indikator yang menyatu dalam satu bentuk lembaga pendidikan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;"><span lang="SV"><span> </span>Di samping itu, bila disebut pesantren maka konotasinya langsung pada lembaga pendidikan Islam, sementara bila disebut surau maka memiliki dua makna.<em>Pertama, </em>surau yang mempunyai fungsi tempat tinggal anak laki-laki dan orang tua laki-laki yang sudah udzur, fungsi ini sebagi konsekuensi sistem matriakhat. Fungsi <em>kedua, </em>adalah fungsi pengembangan pendidikan Islam. Di samping fungsi yang pertama, surau menjadi tempat dilaksanakan aktifitas keagamaan yang padat. Orang yang tinggal di surau tidak hanya ”tidur” saja, tapi juga menambah ilmu-ilmu keagamaan. Meminjam istilah Azyumardi Azra fungsi kedua ini adalah surau yang integral dengan istilah ”pesantrennya orang Minang”.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"> </span></p>
<br />Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pabdepagsumbar.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pabdepagsumbar.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pabdepagsumbar.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pabdepagsumbar.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pabdepagsumbar.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pabdepagsumbar.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pabdepagsumbar.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pabdepagsumbar.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pabdepagsumbar.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pabdepagsumbar.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pabdepagsumbar.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pabdepagsumbar.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pabdepagsumbar.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pabdepagsumbar.wordpress.com/61/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pabdepagsumbar.wordpress.com&amp;blog=4046645&amp;post=61&amp;subd=pabdepagsumbar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pabdepagsumbar.wordpress.com/2009/04/14/pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">pabdepagsumbar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Artikel</title>
		<link>http://pabdepagsumbar.wordpress.com/2009/04/14/artikel/</link>
		<comments>http://pabdepagsumbar.wordpress.com/2009/04/14/artikel/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2009 03:25:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pabdepagsumbar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pabdepagsumbar.wordpress.com/?p=57</guid>
		<description><![CDATA[Reformasi Birokrasi Sebuah Alternatif Dalam Mewujudkan good Governance dan clean governance. (Suatu Tinjauan Akademis) Oleh : Tan Gusli, S.Fil.I, MAP (Staf Seksi Pekapontren Kandepag Kota Padang) Reformasi dalam An Anglish Indonesian Dictionary Echols dan Shadily disebutkan bahwa “reformation” berarti penyatuan/penyusunan kembali. Dan dalam kamus besar Bahasa Indonesia reformasi berarti suatu tindakan perbaikan dari sesuatu yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pabdepagsumbar.wordpress.com&amp;blog=4046645&amp;post=57&amp;subd=pabdepagsumbar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if !mso]&gt;--><br />
<!--[if gte mso 9]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><strong><span style="font-family:&quot;" lang="IN"> </span></strong></p>
<table class="MsoTableGrid" style="border:medium none;border-collapse:collapse;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td style="width:131.4pt;padding:0 5.4pt;" width="175" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-family:&quot;" lang="IN"><!--[if gte vml 1]&gt;                      &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/ADMINI~1/LOCALS~1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image002.jpg" alt="" width="156" height="140" /><!--[endif]--></span></strong></p>
</td>
<td style="width:306pt;padding:0 5.4pt;" width="408" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="IN">Reformasi Birokrasi Sebuah Alternatif Dalam Mewujudkan </span></strong><strong><em><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="IN">good Governance</span></em></strong><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="IN"> dan <em>clean   governance</em></span></strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="IN">.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="IN"><span> </span>(Suatu Tinjauan Akademis)</span></strong><strong></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:9pt;" lang="SV">Oleh : Tan Gusli, S.Fil.I, MAP</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:9pt;" lang="EN-GB">(Staf   Seksi Pekapontren Kandepag Kota Padang)</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-family:&quot;" lang="IN"> </span></strong></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:&quot;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:&quot;"><span> </span></span></strong><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Reformasi dalam <em>An Anglish Indonesian Dictionary Echols dan Shadily</em> disebutkan bahwa <em>“reformation</em>” berarti penyatuan/penyusunan kembali. Dan dalam kamus besar Bahasa Indonesia reformasi berarti suatu tindakan perbaikan dari sesuatu yang dianggap kurang/tidak baik tanpa melakukan perusakan-perusakan pranata-pranata yang sudah ada. Pranata-pranata yang dimaksudkan disini adalah sistem tingkah laku sosial yang bersifat resmi serta adat istiadat dan norma yang mengatur tingkah laku itu, dan seluruh perlengkapannya dalam berbagai kompleksitas manusia di dalam masyarakat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"><span> </span>Kata reformasi pada dasawarsa terakhir <span> </span>ini memang berada pada posisi puncak popularitas di kalangan masyarakat indonesia. Tuntutan terhadap pelaksanaan reformasi ini dimaksudkan agar pemerintahan dapat dibersihkan dari kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN) yang selama ini dinilai telah melahirkan krisis kepercayaan, krisis politik, krisis budaya, krisis sosial dan krisis ekonomi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"><span> </span>Istilah birokrasi pertama kali dipakai oleh menteri perdagangan Perancis Monstein Marx pada abad 18 yaitu <em>“Bureaucratie</em>”, digunakan untuk menunjukkan <em>goverment in action</em>. Istilah ini kemudian menyebar ke jerman yang dipakai oleh Max Weber dalam istilah jerman “<em>Burocratie</em>”. Weber memandang birokrasi sebagai hubungan kolektif bagi gologan pejabat, yakni suatu kelompok tertentu yang pekerjaan dan pengaruhnya dapat dilihat dalam semua jenis organisasi. selanjutnya, menurut Weber birokrasi merupakan proses yang tidak dapat dihindari. Weber mengartikan birokrasi dengan pertumbuhan. Administrasi birokrasi dalam bentuknya paling rasional, terlebih dahulu mensyaratkan proposisi-proposisi menurut legitimasi dan otoritas, serta memiliki ciri-ciri tertentu, yaitu antara lain : pembagian kerja, hierarki kewenangan yang jelas, Formalisasi yang tinggi, bersifat tidak pribadi <em>(impersonal</em>), pengambilan keputusan mengenai penempatan pegawai yang didasarkan atas kemampuan, jenjang karier bagi pegawai, dan kehidupan organisasi yang dipisahkan dengan jelas dari kehidupan pribadi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"><span> </span>Reformasi birokrasi yang dimaksud disini adalah adanya langkah-langkah<span> </span>pembaharuan sektor publik <em>(puklic sector reform</em>) dalam upaya mewujudkan tata pemerintahan/organisasi publik yang baik (<em>good Governance)</em> dan pemerintahan /organisasi publik yang bersih (<em>clean governance</em>).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"><span> </span><em>Good governance</em> adalah paradikma manajemen pembangunan yang menempatkan masyarakat dan swasta sebagai pemeran strategis dalam <em>governance </em>(mengatur-mengurus-menguasai-pemerintah), ada partnership antara pemerintah, masyarakat dan swasta. Unsur-unsur utama <em>good governance</em> adalah akuntabilitas, transparansi<em> Partisifatif,</em> <em>Supremasi hukum</em>, <em>Visioner</em>, <em>Responsif</em>, <em>Propesionalitas</em>, <em>Efesiensi dan efektifitas</em>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Keseluruhan prinsip <em>good governance</em> dari Bappenas tersebut cukup <em>representatif</em> dan seharusnya dilaksanakan oleh aparatur negara dan seluruh penyelenggara negara, pemimpin dan yang dipimpin, diawali dengan pandangan visioner, dilanjutkan dengan langkah strategis yang tidak terpisahkan dengan induknya berupa visi dan misi secara cerdas dan tegas. Dengan demikian akan memudahkan pelaksanaan reformasi.<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"><span> </span>Dilaksanakannya reformasi birokrasi mengandung maksud agar birokrasi pemerintah selalu berlansung baik, sesuai dengan kebaikan prinsip-prinsip manajemen modern yang semakin baik dalam melayani masyarakat yang memang merupakan sabjek utama untuk dilayani oleh birokrat profesional karier (PNS).<span> </span>Reformasi birokrasi haruslah melakukan perubaha yang mendasar dalam bidang kelembagaan, bidang manajemen pemerintahan, dan bidang sumberdaya manusia.<span> </span>Melalui perubahan mendasar dimaksud diharapkan akan dapat melahirkan tatanan pemerintahan yang lebih baik dan kondusif dalam penyelenggaraan pemerintahan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Reformasi birokrasi akan telaksana dengan baik, kalau didukung kuat oleh sistem sosial politik yang sehat disertai jati diri dan kesadaran berbangsa yang tinggi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Reformasi birokrasi harus bisa menjawab kelemahan-kelemahan dan tantangan itu, salah satu usaha yang dapat dilakukan juga adalah melalui penataan aparatur (PNS) yang dilakukan secara terencana, dengan beberapa sasaran : </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;font-family:Symbol;" lang="SV"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Memperjelas tugas dan tanggungjawab PNS pada masing-masing organisasi pemerintahan, dengan melakukan penyesuaian jumlah dan komposisi yang benar-benar sesuai kebutuhan setiap organisasi, juga mengadopsi prinsip <em>learning organization</em> yang dinamis sesuai dengan kemajuan zaman.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;font-family:Symbol;" lang="SV"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Kinerja yang maksimal, karena penempatan sesuai dengan kompetensi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;font-family:Symbol;" lang="SV"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Distribusi pegawai yang <em>proposional</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;font-family:Symbol;" lang="SV"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Diklat diadakan, semata-mata untuk mendukung peningkatan kompetensi dan pengembangan karier.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;font-family:Symbol;" lang="SV"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Adanya dorongan atau motivasi aparatur PNS untuk meningkatkan kinerja karena sistem penggajian yang adil dan layak.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Disamping penataan aparatur di atas, dalam reformasi birokrasi perlu adanya penataan kelembagaan, dan ini adalah bagian dari reformasi birokrasi yang sangat penting dan menentukan. Dalam penataan kelembagaan ini diharapkan akan akan dapat mewujudkan organisasi yang memenuhi ciri-ciri sebagai berikut :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Mempunyai strategi yang jelas. Syarat penting, visi dan misi harus jelas.hal ini menentukan strateginya berupa <em>strukture follow strategy</em>. Dengan demikian, dapat disusun organisasi yang benar-benar sesuai dengan tuntutan kebutuhan, dan terutama mampu menyeimbangkan antara kemampuan sumberdaya organisasi dengan kebutuhan nyata masyarakat. Disamping itu, dengan adanya strategi yang jelas dalam pencapaian visi misi organisasi, maka akan dapat ditentukan desain organisasi yang tepat dalam rangka menjamin efektifitas dan efisiensi organisasi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV"><span>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Organisasi <em>Flat</em> atau ditoleransikan bersifat datar. Struktur organisasinya berhierarki pendek, dengan demikian proses pengambilan keputusan dan pelayanan akan lebih cepat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"><span>3.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Organisasi ramping atau tidak terlalu banyak pembidangan secara horizontal. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"><span>4.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Organisasi bersifat jejaring <em>(networking</em>).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV"><span>5.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Organisasi bersifat fleksibel dan adaktif. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"><span>6.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Organisasi banyak diisi jabatan-jabatan fungsional. Yang mengedepankan kompetensi dan profesionalitas serta etos kerja tinggi dalam pelaksanaan tugasnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"><span>7.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Organisasi menerapkan strategi <em>Learning Organization</em>. Organisasi yang cepat belajar akan mampu beradaptasi pada perubahan yang terjadi; organisasi yang mampu beradaptasi itulah yang akan tetap eksis dan diperhitungkan.<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Dan tak kalah penting dari hal di atas, pencapaian keberhasilan reformasi birokrasi harus diterapkan budaya malu. Budaya malu berkaitan erat dengan persepsi terhadap nilai-nilai dan lingkungannya yang melahirkan makna dan pandangan hidup yang akan mempengaruhi sikap dan tingkah laku dalam kehidupan bangsa, khususnya bekerja sehari-hari termasuk di lingkungan aparatur (PNS). Budaya malu masuk dalam budaya kerja. Bekerja pada hakekatnya merupakan bentuk atau cara manusia untuk mengaktualisasikan dirinya.<span> </span>Bekerja merupakan bentuk nyata dari nilai-nilai, keyakinan yang dianut dan dapat menjadi motivasi untuk memotivasi untuk melahirkan karya yang diharapkan semakin bermutu dalam pencapaian suatu tujuan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Budaya malu sesungguhnya bermakna luas, malu kalau berniat tidak baik, malu pada segala yang tidak benar dalam segala profesi yang digeluti pada semua bidang pekerjaan. Sayang sekali atau lebih tegasnya berdampak buruk dan meluas, jika dalam menjalankan tugas profesionalnya, aparatur negara tidak menyertakan budaya malu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Dan terakhir sebagai penutup tulisan ini, penulis mengatakan bahwa “bagaimanapun bagusnya sebuah sistem, tanpa di dukung oleh manusia (SDM) yang baik, sistem tersebut<span> </span>tak akan berarti apa-apa”. Artinya keberhasilan reformasi birokrasi tergantung kepada komitmen manusianya dan puncaknya terletak pada kepemimpinan.<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<br />Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pabdepagsumbar.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pabdepagsumbar.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pabdepagsumbar.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pabdepagsumbar.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pabdepagsumbar.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pabdepagsumbar.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pabdepagsumbar.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pabdepagsumbar.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pabdepagsumbar.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pabdepagsumbar.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pabdepagsumbar.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pabdepagsumbar.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pabdepagsumbar.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pabdepagsumbar.wordpress.com/57/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pabdepagsumbar.wordpress.com&amp;blog=4046645&amp;post=57&amp;subd=pabdepagsumbar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pabdepagsumbar.wordpress.com/2009/04/14/artikel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">pabdepagsumbar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="/DOCUME~1/ADMINI~1/LOCALS~1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image002.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Profil</title>
		<link>http://pabdepagsumbar.wordpress.com/2008/10/29/profil/</link>
		<comments>http://pabdepagsumbar.wordpress.com/2008/10/29/profil/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Oct 2008 07:46:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pabdepagsumbar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pabdepagsumbar.wordpress.com/?p=53</guid>
		<description><![CDATA[Drs. H. YETRIZAL KHATIB (Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Agam) Drs. H. Yetrizal Khatib, putra almarhum D. St. Sati dan Daraya, dilahirkan di Lasi 21 April 1958, mulai diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun 1986. Sewaktu memulai tugas sebagai PNS di Kandepag Kota Padang, ditempatkan sebagai staf seksi Penais Kandepag Kota Padang dan beberapa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pabdepagsumbar.wordpress.com&amp;blog=4046645&amp;post=53&amp;subd=pabdepagsumbar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:13pt;"><span> </span>Drs. H. YETRIZAL KHATIB</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><strong>(Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Agam)</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><!--[if gte vml 1]&gt;                     &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/ADMINI~1/LOCALS~1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image002.jpg" alt="" hspace="12" width="421" height="424" align="left" /><!--[endif]-->Drs. H. Yetrizal Khatib, putra almarhum D. St. Sati<span> </span>dan Daraya, dilahirkan di Lasi 21 April  1958, mulai diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun 1986. Sewaktu memulai<span> </span>tugas sebagai PNS di Kandepag Kota Padang, ditempatkan sebagai staf seksi Penais Kandepag Kota Padang<span> </span>dan beberapa bulan kemudian ditugaskan pada staf keuangan, membuat daftar gaji. Di samping membuat daftar gaji, juga diberi amanah sebagai staf pengawas, mengawasi laporan GPAI dan membuatkan DP3.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;">Genap satu tahun<span> </span>di keuangan dikembalikan lagi menjadi staf seksi Penais dan semua pekerjaan yang<span> </span>diamanahkan diselesaikannya dengan penuh keikhlasan dan kebersamaan. Dan inilah merupakan langkah awal pembinaan dan pengisiannya sebagai staf Kandepag. Pada tahun 1990 diberi amanah dan kepercayaan sebagai Kasubsi Lembaga dakwah Seksi Penais. Jabatan ini di pegang dari tahun 1990 sampai dengan 1995. Selama menjadi Kasubsi Lembaga Dakwah yang juga sarat dengan<span> </span>berbagai aktifitas<span> </span>ormas Islam dan dakwah. Pada tahun 1995 mendapat amanah berangkat ke tanah suci sebagai TPIHI.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;">Sekembali dari tanah suci, mendapatkan jabatan baru sebagai Kepala KUA Kecamatan Padang Utara tahun 1995-1996 dan<span> </span>juga memperoleh KUA Teladan I tingkat Kota Padang dan Harapan I tingkat Sumatera Barat. Pada tahun itu juga dikirim mengikuti diklat ADUM angkatan ke-3 Sumbar, Riau, dan Jambi. Selesai mengikuti ADUM dipromosikan sebagai Kasi Urais pada Kantor yang sama tahun 1996-1997, dalam masa jabatan Kasi Urais juga mendapat amanah sebagai Ketua Bidang Musabaqah MTQ Tk Sumatera Barat ke-27, dimana Padang sebagai tuan rumah, kesempatan dan amanah yang diberikan dapat dikerjakannya secara baik, dan membuatnya bertambah matang dalam melaksanakan tugas, Setelah melaksanakan tugas sebagai Kasi Urais, dimutasikan lagi menjadi Penyelengggara Haji tahun 1997-2003. Tugas<span> </span>dan amanah tersebut ditekuni dengan motivasi<span> </span>yang tinggi, yang berkoordinasi<span> </span>dengan 12 BPS-BPIH untuk pendaftaran Calon Haji. Sedangkan untuk pembinaan pada waktu itu berkoordinasi dengan 11 KBIH Se-Kota Padang. Tepatnya pada tahun 2001 mendapatkan kepercayaan<span> </span>untuk kedua kalinya sebagai TPHI, memimpin jamaah Haji paket A, gabungan Sumatera Barat dan Sumatera Utara.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;">Drs. H. Yetrizal Khatib tidak hanya kaya dengan pengalaman dalam mengurus Jamaah Haji Kota Padang selama 6 tahun<span> </span>yang setiap tahunnnya waktu itu rata-rata berjumlah antara 1200 s/d 1300 orang, <span> </span>karirnya pun<span> </span>dipenuhi dengan keberhasilan dalam membantu pimpinan untuk mempersiapkan dan mensukseskan berbagai kegiatan Musabaqah Tilawatil al-Quran. Sejak tahun 1988 s/d 1997, ia selalu berpartisipasi aktif dalam mengelola kafilah MTQ di kota Padang, baik sebagai pelatih, maupun menjadi offisial. Kepiawaan ini pun menjadikan sosok yang selalu hadir di berbagai arena MTQ Kabupaten/ Kota di Sumatera Barat, dan akrab dengan Official Kafilah MTQ Se-Sumatera Barat, selama bertugas di Kandepag Kota Padang, tidak hanya melaksanakan tugas kantor, tetapi juga dengan figur dan ketulusannya mendapat amanah dan kepercayaan dari anggota KPN Kandepag Kota Padang sebagai sekretaris, dan jabatan ini cukup lama dipegangnya, 4 kali RAT memilih kepengurusan dengan masa bakti 3 tahun-3 tahun, ia tetap dipilih oleh anggota sebagai salah seorang pengurus dengan jabatan sekretaris, mulai dari tahun 1990 s/d 2003, setelah ia dipromosikan menempati jabatan baru di Kanwil Depag, barulah berhenti dari pengurus KPN Depag Kota Padang. Dan juga ia diberi amanah dan aktif dalam beberapa ormas Islam dan kegiatan sosial kemasyarakatan, antara lain Wakil Sekretaris Satuan Karya Ulama Indonesia Sumatera Barat, Wakil Sekretaris<span> </span>Ikatan Mubaligh Sumatera Barat, Biro Organisasi dan Kaderisasi<span> </span>Pemuda Tarbiyah<span> </span>Sumatera Barat, Wakil Sekretaris Panitia Pelaksana Musyawarah Tungku<span> </span>Tigo Sajarangan<span> </span>Sumatera Barat, Sekretaris Umum<span> </span>Ikatan Mubaligh Kota Padang, Sekretaris Umum<span> </span>Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Padang. Kegiatan lainnya pernah di Humas dan menjadi Reporter Majalah Penuntun Amal Bhakti Kandepag Kota Padang.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;">Semua kegiatan<span> </span>tersebut<span> </span>dapat dilaksanakannya<span> </span>dengan baik, sejalan dengan tugas-tugas dinas di kantor dengan penuh keikhlasan dan kedisplinan. Dengan saratnya <span> </span>pengalaman, membuat ia semakin matang dengan pelaksanaan tugas. Pada tahun 2003 ia dipromosikan menjadi Kasi Bina Lembaga Zakat dan wakaf Bidang Hazawa Kanwil Depag Propinsi Sumatera Barat. Amanah ini diembannya tahun 2003 s/d 2004.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;">Bertugas di Kanwil Depag sebagai Kasi Bina Lembaga Zakat dan Wakaf semakin memberikan semangat<span> </span>dan motivasi yang tinggi baginya, dimana amanah jabatan dilaksanakannya<span> </span>dengan penuh keikhlasan, kebersamaan, serta dedikasi dan tanggung jawa yang besar. Dengan izin Allah SWT, perjalanan karirnya semakin cemerlang, ia diberi amanah dan dipromosikan oleh pimpinan untuk menjadi Kepala Kantor Departemen Agama Kota Padang Panjang<span> </span>tahun 2003 s/d 2004.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;">Bekal dan pengalaman bertugas ditempat sebelumnya dijadikan sebagai modal dasar dalam memimpin Kandepag Kota Padang Panjang. Dalam rentang waktu<span> </span>yang relatif pendek dengan bimbingan<span> </span>dari Bapak Ka. Kanwil Depag, Kabag, Kabid-Kabid, serta dukungan Walikota, serta para pejabat, karyawan/ti, maka Kandepag Padang Panjang di bawah kepemimpinannya telah menorehkan prestasi gemilang, antara lain, tahun 2005, Juara Umum porseni antar Pondok Pesantren Tingkat I Sumatera Barat, Juara Umum Open Turnamen Departemen Agama Sumatera Barat tahun 2006, Juara Umum Porsenida antar madrasah se-Sumatera Barat, dan Juara I Porsenida antar Pondok Pesantren Tingkat Sumatera Barat tahun 2007. <span> </span>dan masih banyak lagi prestasi yang diperolehnya selama bertugas di Padang Panjang. Kesemuanya itu adalah berkat dukungan dari semua pihak dan kawan-kawan yang ada di jajaran Depag Padang Panjang. Selama bertugas sebagai Ka. Kandepag Padang Panjang, tahun 2005 mendapat amanah untuk ketiga kalinya menjadi TPHI (Ketua Kloter) memimpin Jama’ah Haji ke tanah suci Makkah <em>al-Mukarramah</em>, sekembali dari tanah suci, awal tahun 2006 mendapat kesempatan mengikuti Diklat PIM.III di Balai Diklat Jakarta Selatan, dan pada tahun 2007 mendapatkan amanah berangkat ke Tanah Suci<span> </span>sebagai TPIH (Tim Pembimbing Ibadah Haji) untuk keempat kalinya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;">Dengan berbagai kepercayaan dari pimpinan dan amanah negara memimpin Jama’ah Calon Haji ke Tanah Suci Makkah, nasib mujur selalu bersamanya, tepat tanggal 22 Februari 2008, sekembali dari Tanah Suci dipromosikan dan dilantik menjadi Ka. Kandepag Kab. Agam, mengawali tugasnya di Kab. Agam, dengan kemampuan manajerial, menjalin hubungan koordinasi, dan kerjasama yang baik dengan semua pihak, maka Kandepag Agam di bawah kepemimpinannya kembali mengukir prestasi gemilang sebagai kado yang dipersembahkannya kepada Pemerintah Daerah Kab. Agam yaitu juara umum <em>Musabaqah Qiraatil Kutub</em> (MQK) Tingkat Sumatera Barat yang dilaksanakan di Kanwil Depag. Prestasi yang sangat luar biasa dimana dari 24 medali emas yang diperebutkan Tingkat Sumatera Barat, Kabupaten Agam meraih 13 medali emas, dan <em>insya Allah </em>yang 13 orang ini akan memperkuat Kafilah MQK Kanwil Depag Sumatera Barat ke tingkat nasional di Banjarmasin.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;">Pria yang ramah, mudah senyum dan sering membuat terobosan dan sejarah baru, dimana <span> </span>dengan penuh kebersamaan dan ketulusan bersama dengan ulama-ulama yang ada, berhasil <span> </span>mendirikan <em>Halaqah Qiraatil Kutub</em> merupakan suatu wadah tempat berhimpunnya ulama-ulama membahas kitab kuning, yang tamatan Pondok Pesantren baik dari Agam maupun luar daerah untuk menyatukan visi dan misi<span> </span>dalam membina masyarakat menuju “Agam Mandiri dan Berprestasi<span> </span>yang Madani”. Kepengurusannya telah dilantik oleh Bupati Agam dengan anggota tetap 65 orang.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;">Drs. H. Yetrizal Khatib, suami dari Yenniarti, S.Ag, guru MTsN Padang Panjang yang sudah bersertifikasi, tidak hanya berhasil dalam tugas-tugas kedinasan dan sosial kemasyarakatan saja, tetapi sa’at ini telah berhasil dalam membina Rumah Tangga dan pendidikan terhadap anak-anaknya, hal ini terlihat pada putra pertamanya bernama Irwan <span> </span>Fathurahman, dididiknya pada pendidikan formal MIN Gunung Pangilun, MTsN Gunung Pangilun Padang dan MAN Koto Baru Padang Panjang, Sedangkan adiknya bernama Humaira Febrina Hanun, juga sekolah pada MIN Gunung Pangilun, MTsN Padang Panjang, sa’at ini sekolah pada SMU.I Padang Panjang.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;">Disamping rahmat Allah SWT, juga berkat perhatian besar dan kasih sayang yang diberikan serta penanaman nilai-nilai ajaran agama, dan pemberian motivasi yang tinggi terhadap kedua orang putra/ putrinya, Irwan<span> </span>Fathurahman membuka sejarah baru bagi tamatan Madrasah, dimana ia <span> </span>mampu bersaing<span> </span>bersama tamatan sekolah umum Se-Indonesia untuk merebut Perguruan Tinggi favorit pada UMPTN tahun ini, ia lulus pada Sekolah Tinggi Elektro Informatika (STEI) Institut Teknologi Bandung, dan sa’at ini telah duduk kuliah semester I pada perguruan tinggi tersebut, sedangkan adiknya juga aktif pada SMU.I Padang Panjang, antara lain pemain Marching Band pada sekolah tersebut, serta kegiatan keagamaan lainnya, bagi Yetrizal Khatib kesuksesan karir dalam tugas harus dibarengi dengan kesuksesan <span> </span>dalam mendidik anak sebagai amanah Allah SWT. Semoga semua rahmat dan nikmat yang telah diperolehnya mendapat berkah dari <span> </span>Allah SWT. Amin. (Koresponden Depag Agam).</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<br />Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pabdepagsumbar.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pabdepagsumbar.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pabdepagsumbar.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pabdepagsumbar.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pabdepagsumbar.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pabdepagsumbar.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pabdepagsumbar.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pabdepagsumbar.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pabdepagsumbar.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pabdepagsumbar.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pabdepagsumbar.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pabdepagsumbar.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pabdepagsumbar.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pabdepagsumbar.wordpress.com/53/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pabdepagsumbar.wordpress.com&amp;blog=4046645&amp;post=53&amp;subd=pabdepagsumbar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pabdepagsumbar.wordpress.com/2008/10/29/profil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">pabdepagsumbar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="/DOCUME~1/ADMINI~1/LOCALS~1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image002.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Seputar Kanwil</title>
		<link>http://pabdepagsumbar.wordpress.com/2008/10/29/seputar-kanwil-2/</link>
		<comments>http://pabdepagsumbar.wordpress.com/2008/10/29/seputar-kanwil-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Oct 2008 05:18:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pabdepagsumbar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pabdepagsumbar.wordpress.com/2008/10/29/seputar-kanwil-2/</guid>
		<description><![CDATA[LOMBA MADRASAH BERPRESTASI TINGKAT PROV. SUMBAR TH. 2008 Dalam rangka mengukur kinerja dan kualitas lembaga madrasah dan meningkatkan profesionalisme, motivasi serta optimisme guru madrasah tingkat MI, MTs dan MA maka diselenggarakan lomba madrasah berprestasi tingkat Propinsi Sumatera Barat th. 2008 Untuk itu penilaian madrasah di jajaran Depag. Sumbar telah dilakukan oleh tim Kanwil Depag Sumbar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pabdepagsumbar.wordpress.com&amp;blog=4046645&amp;post=49&amp;subd=pabdepagsumbar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong>LOMBA MADRASAH BERPRESTASI TINGKAT PROV. SUMBAR TH. 2008</strong></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Dalam </span><span lang="IN">rangka mengukur kinerja dan kualitas lembaga madrasah dan meningkatkan profesionalisme, motivasi serta optimisme guru madrasah tingkat </span>MI, MTs dan MA maka diselenggarakan lomba madrasah berprestasi tingkat Propinsi Sumatera Barat th. 2008 Untuk itu penilaian madrasah di jajaran Depag. Sumbar telah dilakukan oleh tim Kanwil Depag Sumbar mulai tanggal 15 September 2008 (PAB edisi 04).</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Berdasarkan hasil pengamatan tim penilai di lapangan dan berpedoman pada instrument penilaian madrasah berprestasi, yang meliputi 9 aspek yaitu KBM/siswa, manajemen madrasah, ketenagaan/guru, kelengakapan madrasah, kegiatan ekstrakurikuler, penampilan fisik, partisipasi masyarakat, penampilan khas keagamaan, dan kegiatan keagamaan, maka ditetapkan pemenang lomba madrasah berprestasi tingkat Propinsi Sumbar adalah:</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<table class="MsoNormalTable" style="width:370pt;margin-left:4.65pt;border-collapse:collapse;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="493">
<tbody>
<tr style="height:15.75pt;">
<td style="border:1pt solid windowtext;width:41pt;height:15.75pt;padding:0 5.4pt;" width="55">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong>No</strong></p>
</td>
<td style="width:142pt;height:15.75pt;border:1pt 1pt 1pt medium solid solid solid none windowtext windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="189">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong>NAMA MADRASAH</strong></p>
</td>
<td style="width:114pt;height:15.75pt;border:1pt 1pt 1pt medium solid solid solid none windowtext windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="152">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong>ALAMAT</strong></p>
</td>
<td style="width:73pt;height:15.75pt;border:1pt 1pt 1pt medium solid solid solid none windowtext windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="97">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong>RANGKING</strong></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:15.75pt;">
<td style="background:silver none repeat scroll 0 0;width:41pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="55">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong>1</strong></p>
</td>
<td style="background:silver none repeat scroll 0 0;width:142pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="189">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong>2</strong></p>
</td>
<td style="background:silver none repeat scroll 0 0;width:114pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="152">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong>3</strong></p>
</td>
<td style="background:silver none repeat scroll 0 0;width:73pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="97">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong>4</strong></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:15.75pt;">
<td style="width:370pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 black windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" colspan="4" width="493" valign="top">
<p class="MsoNormal"><strong><em>TINGKAT MI</em></strong></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:15.75pt;">
<td style="width:41pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="55">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">1</p>
</td>
<td style="width:142pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="189">
<p class="MsoNormal">MIN Muaro Kalaban</p>
</td>
<td style="width:114pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="152">
<p class="MsoNormal">Kota   Sawahlunto</p>
</td>
<td style="width:73pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="97">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">I</p>
</td>
</tr>
<tr style="height:15.75pt;">
<td style="width:41pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="55">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">2</p>
</td>
<td style="width:142pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="189">
<p class="MsoNormal">MIN Sungai Landai</p>
</td>
<td style="width:114pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="152">
<p class="MsoNormal">Kab. Agam</p>
</td>
<td style="width:73pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="97">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">II</p>
</td>
</tr>
<tr style="height:15.75pt;">
<td style="width:41pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="55">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">3</p>
</td>
<td style="width:142pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="189">
<p class="MsoNormal">MIN Ampek Suku Tungkar</p>
</td>
<td style="width:114pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="152">
<p class="MsoNormal">Kab. 50 Kota</p>
</td>
<td style="width:73pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="97">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">III</p>
</td>
</tr>
<tr style="height:15.75pt;">
<td style="width:41pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="55">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">4</p>
</td>
<td style="width:142pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="189">
<p class="MsoNormal">MIN Sungai Tarab</p>
</td>
<td style="width:114pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="152">
<p class="MsoNormal">Kab. Tanah Datar</p>
</td>
<td style="width:73pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="97">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">Harapan I</p>
</td>
</tr>
<tr style="height:15.75pt;">
<td style="width:41pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="55">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">5</p>
</td>
<td style="width:142pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="189">
<p class="MsoNormal">MIN Padang Bintungan</p>
</td>
<td style="width:114pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="152">
<p class="MsoNormal">Kab. Pd. Pariaman</p>
</td>
<td style="width:73pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="97">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">Harapan II</p>
</td>
</tr>
<tr style="height:15.75pt;">
<td style="width:41pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="55">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">6</p>
</td>
<td style="width:142pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="189">
<p class="MsoNormal">MIN Kota Solok</p>
</td>
<td style="width:114pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="152">
<p class="MsoNormal">Kota   Solok</p>
</td>
<td style="width:73pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="97">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">Harapan III</p>
</td>
</tr>
<tr style="height:15.75pt;">
<td style="width:183pt;height:15.75pt;border:medium medium 1pt 1pt none none solid solid 0 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" colspan="2" width="244" valign="top">
<p class="MsoNormal"><strong><em>TINGKAT MTs</em></strong></p>
</td>
<td style="width:114pt;height:15.75pt;border:medium medium 1pt none none solid 0 0 windowtext;padding:0 5.4pt;" width="152" valign="top">
<p class="MsoNormal"><strong><em> </em></strong></p>
</td>
<td style="width:73pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="97" valign="top">
<p class="MsoNormal"><strong><em> </em></strong></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:15.75pt;">
<td style="width:41pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="55">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">1</p>
</td>
<td style="width:142pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="189">
<p class="MsoNormal">MTsN 2 Bukittinggi</p>
</td>
<td style="width:114pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="152">
<p class="MsoNormal">Kota   Bukittinggi</p>
</td>
<td style="width:73pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="97">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">I</p>
</td>
</tr>
<tr style="height:15.75pt;">
<td style="width:41pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="55">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">2</p>
</td>
<td style="width:142pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="189">
<p class="MsoNormal">MTsN Dangung-Dangung</p>
</td>
<td style="width:114pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="152">
<p class="MsoNormal">Kab. 50 Kota</p>
</td>
<td style="width:73pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="97">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">II</p>
</td>
</tr>
<tr style="height:15.75pt;">
<td style="width:41pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="55">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">3</p>
</td>
<td style="width:142pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="189">
<p class="MsoNormal">MTsN Koto Baru Solok</p>
</td>
<td style="width:114pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="152">
<p class="MsoNormal">Kab. Solok</p>
</td>
<td style="width:73pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="97">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">III</p>
</td>
</tr>
<tr style="height:15.75pt;">
<td style="width:41pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="55">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">4</p>
</td>
<td style="width:142pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="189">
<p class="MsoNormal">MTsN Lubuk Sikaping</p>
</td>
<td style="width:114pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="152">
<p class="MsoNormal">Kab. Pasaman</p>
</td>
<td style="width:73pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="97">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">Harapan I</p>
</td>
</tr>
<tr style="height:15.75pt;">
<td style="width:41pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="55">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">5</p>
</td>
<td style="width:142pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="189">
<p class="MsoNormal">MTsN Tanjung Emas</p>
</td>
<td style="width:114pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="152">
<p class="MsoNormal">Kab. Tanah Datar</p>
</td>
<td style="width:73pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="97">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">Harapan II</p>
</td>
</tr>
<tr style="height:15.75pt;">
<td style="width:41pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="55">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">6</p>
</td>
<td style="width:142pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="189">
<p class="MsoNormal">MTsN Palangki</p>
</td>
<td style="width:114pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="152">
<p class="MsoNormal">Kab. Sijunjung</p>
</td>
<td style="width:73pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="97">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">Harapan III</p>
</td>
</tr>
<tr style="height:15.75pt;">
<td style="width:183pt;height:15.75pt;border:medium medium 1pt 1pt none none solid solid 0 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" colspan="2" width="244" valign="top">
<p class="MsoNormal"><strong><em>TINGKAT MA</em></strong></p>
</td>
<td style="width:114pt;height:15.75pt;border:medium medium 1pt none none solid 0 0 windowtext;padding:0 5.4pt;" width="152" valign="top">
<p class="MsoNormal"><strong><em> </em></strong></p>
</td>
<td style="width:73pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="97" valign="top">
<p class="MsoNormal"><strong><em> </em></strong></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:15.75pt;">
<td style="width:41pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="55">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">1</p>
</td>
<td style="width:142pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="189">
<p class="MsoNormal">MAN 2 Batusangkar</p>
</td>
<td style="width:114pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="152">
<p class="MsoNormal">Kab. Tanah Datar</p>
</td>
<td style="width:73pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="97">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">I</p>
</td>
</tr>
<tr style="height:15.75pt;">
<td style="width:41pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="55">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">2</p>
</td>
<td style="width:142pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="189">
<p class="MsoNormal">MAN 2 Padang</p>
</td>
<td style="width:114pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="152">
<p class="MsoNormal">Kota Padang</p>
</td>
<td style="width:73pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="97">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">II</p>
</td>
</tr>
<tr style="height:15.75pt;">
<td style="width:41pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="55">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">3</p>
</td>
<td style="width:142pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="189">
<p class="MsoNormal">MAN<span> </span>Solok</p>
</td>
<td style="width:114pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="152">
<p class="MsoNormal">Kota   Solok</p>
</td>
<td style="width:73pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="97">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">III</p>
</td>
</tr>
<tr style="height:15.75pt;">
<td style="width:41pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="55">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">4</p>
</td>
<td style="width:142pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="189">
<p class="MsoNormal">MAN 2 Bukittinggi</p>
</td>
<td style="width:114pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="152">
<p class="MsoNormal">Kota<span> </span>Bukittinggi</p>
</td>
<td style="width:73pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="97">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">Harapan I</p>
</td>
</tr>
<tr style="height:15.75pt;">
<td style="width:41pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="55">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">5</p>
</td>
<td style="width:142pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="189">
<p class="MsoNormal">MAN Koto Baru Solok</p>
</td>
<td style="width:114pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="152">
<p class="MsoNormal">Kab. Solok</p>
</td>
<td style="width:73pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="97">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">Harapan II</p>
</td>
</tr>
<tr style="height:15.75pt;">
<td style="width:41pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="55">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">6</p>
</td>
<td style="width:142pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="189">
<p class="MsoNormal">MAN Batu Mandi</p>
</td>
<td style="width:114pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="152">
<p class="MsoNormal">Kab. Agam</p>
</td>
<td style="width:73pt;height:15.75pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="97">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">Harapan III</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Pemenang I lomba madrasah berprestasi th. 2008 berhak mewakili prop. Sumbar untuk mengikuti lomba madrasah berprestasi tingkat nasional.</p>
<br />Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pabdepagsumbar.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pabdepagsumbar.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pabdepagsumbar.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pabdepagsumbar.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pabdepagsumbar.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pabdepagsumbar.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pabdepagsumbar.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pabdepagsumbar.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pabdepagsumbar.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pabdepagsumbar.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pabdepagsumbar.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pabdepagsumbar.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pabdepagsumbar.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pabdepagsumbar.wordpress.com/49/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pabdepagsumbar.wordpress.com&amp;blog=4046645&amp;post=49&amp;subd=pabdepagsumbar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pabdepagsumbar.wordpress.com/2008/10/29/seputar-kanwil-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">pabdepagsumbar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>HALAL BI HALAL</title>
		<link>http://pabdepagsumbar.wordpress.com/2008/10/29/halal-bi-halal/</link>
		<comments>http://pabdepagsumbar.wordpress.com/2008/10/29/halal-bi-halal/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Oct 2008 05:02:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pabdepagsumbar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pabdepagsumbar.wordpress.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[HALAL BI HALAL DI KANWIL DEPAG SUMBAR Padang, PAB Memasuki hari kerja ketiga seusai liburan Idul Fitri 1428 H, jajaran Keluarga Besar Kantor Wilayah Departemen Agama Propinsi Sumatera Barat menggelar acara halal bi halal bertempat di Aula Kanwil, Rabu (8/10) lalu. Halal bi halal yang berlangsung dengan suasana keakraban tersebut dihadiri oleh Kepala Kanwil, Drs. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pabdepagsumbar.wordpress.com&amp;blog=4046645&amp;post=47&amp;subd=pabdepagsumbar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--><!--[if !mso]&gt;--></p>
<div id="attachment_51" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://pabdepagsumbar.files.wordpress.com/2008/10/dsc02912.jpg"><img class="size-medium wp-image-51" title="dsc02912" src="http://pabdepagsumbar.files.wordpress.com/2008/10/dsc02912.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Prof.Dr.Duski samad memberikan ceramah halal bi halal di lingkungan kanwil depag sumbar, 08/10" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Prof.Dr.Duski samad memberikan ceramah halal bi halal di lingkungan kanwil depag sumbar, 08/10</p></div>
<p class="MsoNormal">HALAL BI HALAL DI KANWIL DEPAG SUMBAR</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Padang, PAB</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Memasuki hari kerja ketiga seusai liburan Idul Fitri 1428 H, jajaran Keluarga Besar Kantor Wilayah Departemen Agama Propinsi Sumatera Barat menggelar acara halal bi halal bertempat di Aula Kanwil, Rabu (8/10) lalu.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Halal bi halal yang berlangsung dengan suasana keakraban tersebut dihadiri oleh Kepala Kanwil, Drs. H. Darwas, Kabag TU, Drs. H. Haryadi. Z, para Kepala Bidang Kasi dan Kasubag, karyawan dan karyawati termasuk kaaryawan Pembimas.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Sebagai pemberi taushiyah pada halal bi halal itu adalah Asisten Direktur III Pascasarjana IAIN Imam Bonjol Padang, Prof. DR. H. Duski Samad, M.Ag. Dalam kesempatan tersebut ia mengajak segenap hadirin yang hadir untuk kembali menginstropeksi diri, terutama dalam peningkatan disiplin dan etos kerja dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Lebih jauh ia mengatakan ada dua hal yang patut kita pelajari dari jawaban terhadap pertanyaan yang diajukan Ali bin Abi Thalib kepada seorang ulama sufi, Hasan Al Bisri. Pertama, Ali menanyakan sikap atau prilaku hidup apa yang dapat menjadikan seseorang sukses, memiliki derajat yang tinggi dan dihargai orang lain. Kemudian yang kedua, sikap dan prilaku yang bagaimana pula yang dapat menyebabkan seseorang celaka atau gagal.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Untuk jawaban yang pertama, Hasan Al Bisri mengatakan Wara’ yang dalam penjabarannya menurut Duski Samad dapat dibagi ke dalam tiga bagian. Pertama, Al Ihtiat atau sikap kehati-hatian atau kewaspadaan dalam aktifitas sehari-hari. Kedua, disebut Al Ihtisat, yaitu adanya target untuk tidak melanggar aturan atau bekerja secara maksimal dan yang ketiga, Al Imtizar, yaitu kemampuan dalam meneliti dan memahami potensi diri.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Jawaban Hasan Al Bisri terhadap pertanyaan kedua, sikap yang dapat menyebabkan seseorang gagal dan celaka adalah Tamak. Menurutnya tamak merupakan prilaku yang sangat tercela karena tidak pernah merasa puas dengan apa yang telah diperoleh. “Sikap tamak sesuai dengan bentuk-bentuk hurufnya, Tha, Mim dan ‘Ain, dalam buku Rahasia Huruf-Huruf dijelaskan, tamak berarti konsuntif, suka mengedepankan syahwat dan tidak mau bersikap qanaah,” ujar Duski Samad sambil menceritakan beberapa pengalamannya dalam bersikap sederhana.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Kepala Kanwil Departemen Agama Propinsi Sumatera Barat dalam sambutannya mengucapkan permohonan maafnya secara pribadi dan keluarga serta mengajak seluruh jajarannya untuk memperbaiki diri setelah sebulan penuh melaksanakan puasa. Ibarat latihan atau penataran diharapkan di bulan Syawal ini ada pemantapan sikap, tingkah laku termasuk dalam melaksanakan tugas sebagai aparatur Departemen Agama. “Mari kita perkokoh rasa persaudaraan dan kita dakwahkan lembaga kita sehingga nama baik institusi kita senantiasa terjaga,” ujarnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Acara halal bi halal diakhiri dengan makan bersama di dalam aula dan ditutup dengan saling bermaafan antara yang satu dengan yang lain, baik antara sesama staf maupun antara staf dengan atasan.(fajri)</p>
<br />Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pabdepagsumbar.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pabdepagsumbar.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pabdepagsumbar.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pabdepagsumbar.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pabdepagsumbar.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pabdepagsumbar.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pabdepagsumbar.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pabdepagsumbar.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pabdepagsumbar.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pabdepagsumbar.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pabdepagsumbar.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pabdepagsumbar.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pabdepagsumbar.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pabdepagsumbar.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pabdepagsumbar.wordpress.com&amp;blog=4046645&amp;post=47&amp;subd=pabdepagsumbar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pabdepagsumbar.wordpress.com/2008/10/29/halal-bi-halal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">pabdepagsumbar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pabdepagsumbar.files.wordpress.com/2008/10/dsc02912.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">dsc02912</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Seputar Kanwil</title>
		<link>http://pabdepagsumbar.wordpress.com/2008/10/07/seputar-kanwil/</link>
		<comments>http://pabdepagsumbar.wordpress.com/2008/10/07/seputar-kanwil/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Oct 2008 03:07:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pabdepagsumbar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pabdepagsumbar.wordpress.com/?p=42</guid>
		<description><![CDATA[Semarak Ramadhan di Kanwil Depag Sumbar NUANSA RELIGIUS IRINGI RAMADHAN 1429 H Padang, PAB, Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Sumbar, kembali adakan berbagai rangkaian dalam rangka menyemarakan bulan Ramadhan, adapun kegiatan kanwil Depag tersebut antara lain: 1. Pengajian Wirid Ramadhan Kanwil Dep. Agama Sumbar, adakan pengajian/ wirid Ramadhan di Mushalla Mambaul Ikhlas, demikian diungkapkan Kabag [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pabdepagsumbar.wordpress.com&amp;blog=4046645&amp;post=42&amp;subd=pabdepagsumbar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:13pt;" lang="IN"> Semarak Ramadhan di Kanwil Depag Sumbar </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:16pt;" lang="IN">NUANSA RELIGIUS IRINGI RAMADHAN 1429 H</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:13pt;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">Padang, PAB, Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Sumbar, kembali adakan berbagai rangkaian dalam rangka menyemarakan bulan Ramadhan, adapun kegiatan kanwil Depag tersebut antara lain: </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>1.<span style="font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;font-family:&quot;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Pengajian Wirid Ramadhan </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"><span> </span>Kanwil Dep. Agama Sumbar, adakan pengajian/ wirid Ramadhan<span> </span>di Mushalla Mambaul Ikhlas, demikian diungkapkan Kabag Tata Usaha Drs.H. Haryadi.Z, didampingi oleh Drs. Yohanes (staf Bidang Penamas Kanwil Depag).<span> </span>Kegiatan wirid yang dimulai ba’da zuhur tersebut menghadirkan para penceramah internal seperti Pejabat Eselon II dan III di lingkungan kanwil, disamping tokoh-tokoh atau tamu penting kanwil lainnya seperti Prof.Dr. Fauzan,MA, dan Drs.H.Dasril Ilyas.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"><span> </span>Kegiatan wirid perdana dibuka langsung oleh Kakanwil Depag Sumbar Drs.H. Darwas,<span> </span>Dalam ceramahnya Kakanwil berharap agar kegiatan ini dapat diikuti dengan rutin dan dimanfaatkan untuk pencerahan pemikiran, sekaligus menebarkan nasehat dan wasiat kebenaran, untuk penyucian hati sekaligus menebarkan silaturrahmi. ( Rifki)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>2.<span style="font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;font-family:&quot;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Paket Ramadhan dan Idul Fitri </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:7pt;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"><span> </span>Drs. H. Zakaria Nawar selaku Ketua Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Kanwil Dep. Agama Sumbar, menyerahkan paket ramadhan dan idul fitri, program tersebut menurut Zakaria adalah dalam rangka mengurangi beban kebutuhan menuju hari Raya Idul Fitri 1429H, adapun paket ramadhan dan idul fitri yang diserahkan keseluruh pegawai Kanwil Dep. Agama Sumbar yang diserahkan dalam beberapa tahap tersebut meliputi: Paket Sembako ( Gula, Mentega, Sirup, Kacang, Tepung),<span> </span>Kain Dasar ( baju dinas) Kain Sarung, dan daging.<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"><span> </span>Sementara Kasubbag Perencanaan Dra.Hj.Reflinas.MM, mengungkapkan bahwa kegiatan ini selalu dilaksanakan tiap tahun menjelang akhir ramadhan, guna untuk mengurangi beban kebutuhan yang padat menjelang hari raya Idul Fitri. ( Metra)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>3.<span style="font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;font-family:&quot;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Silaturrahmi dan Berbuka Puasa </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"><span> </span>Sebagaimana di tahun sebelumnya, jajaran Kanwil Departemen Agama Provinsi Sumatera Barat, kembali melaksanakan kegiatan silaturrahmi dengan para ulama, tokoh adat, sesepuh dan kepala Kandepag Se- Sumbar. Kegiatan yang dilaksanakan jum’at, 19 September 2008 tersebut, juga menghadirkan penceramah Drs.H. Abdur Rauf, M.Ag. Demikian diungkapkan Kabid Penamas Drs.H. Ismail Usman, yang didampingi Kabid PK Pontren Drs. H. Hasyim Hasfa serta Kasubbag Hukmas dan KUB H. Syamsuir S.Ag ( Amrizal,Nove) </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>4.<span style="font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;font-family:&quot;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Kanwil Depag Sumbar Gelar Tadarus di Padang TV</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p><span lang="IN"><span> </span>Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Sumatera Barat bekerja sama dengan Padang TV, menggelar acara Tadarus Al-Qur’an setiap malam bulan Ramadhan tahun 1429 H / 2008 M. Kegiatan yang di mulai pada malam ke 2 tanggal 2 September sampai dengan 28 September 2008, disiarkan secara langsung pada puku 22.30 hingga 23.30 WIB.<!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">Kepala Bidang Penamas dan Pemberdayaan Masjid, Drs. H. Ismail Usman sebagai Penanggung Jawab pelaksanaan kegiatan tersebut mengatakan kegiatan Tadarus yang diadakan tersebut sesuai dengan Surat Keputusan ( SK) Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama Sumatera Barat No. KW.03.1/2/8/90/0, tanggal 29Agustus 2008. Kegiatan tadarus ini dikoordinir oleh Kepala Seksi Siaran dan Tamaddun di Bidang Penamas Kanwil.Dep.Agama Provinsi Sumatera Barat, Syafril. SH.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"><span> </span>Dalam tadarus yang dipandu Produser Executif Padang TV Hendri Sulaiman. S.Ag tersebut, juga banyak diikuti oleh peserta anak-anak walaupun masih terdapat kekurangan dalam tajwid. “Yang penting kita menghidupkan malam-malan Ramadhan dengan memperbanyak baca Al Qur’an, kalau ada yang salah nanti ada qari yang akan membetulkan,” ujar Syafril lagi.(Aver/Fajri)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:8pt;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal">
<br />Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pabdepagsumbar.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pabdepagsumbar.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pabdepagsumbar.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pabdepagsumbar.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pabdepagsumbar.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pabdepagsumbar.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pabdepagsumbar.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pabdepagsumbar.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pabdepagsumbar.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pabdepagsumbar.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pabdepagsumbar.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pabdepagsumbar.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pabdepagsumbar.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pabdepagsumbar.wordpress.com/42/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pabdepagsumbar.wordpress.com&amp;blog=4046645&amp;post=42&amp;subd=pabdepagsumbar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pabdepagsumbar.wordpress.com/2008/10/07/seputar-kanwil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">pabdepagsumbar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MEMAKNAI HALAL BI HALAL</title>
		<link>http://pabdepagsumbar.wordpress.com/2008/10/07/memaknai-halal-bi-halal/</link>
		<comments>http://pabdepagsumbar.wordpress.com/2008/10/07/memaknai-halal-bi-halal/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Oct 2008 03:02:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pabdepagsumbar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pabdepagsumbar.wordpress.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[&#60;!&#8211;[if !mso]&#62; &#60;! st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &#8211;&#62; LEPASKAN BELENGGU DEHARMONISASI Oleh : M. Rifki , M. Ag ( Humas Kanwil Depag Sumbar) Halal bi Halal (halal dengan halal, saling menghalalkan) walaupun namanya mempergunakan bahasa (lafadz) Arab dan telah melembaga di kalangan penduduk Indonesia, Namun pada zaman Nabi SAW, dan juga zaman-zaman sesudahnya kegiatan tersebut tidak ditemukan. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pabdepagsumbar.wordpress.com&amp;blog=4046645&amp;post=38&amp;subd=pabdepagsumbar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]-->&lt;!&#8211;[if !mso]&gt;<span class="mceItemObject"></span> &lt;!  st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &#8211;&gt; <!--[endif]--><!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} span.fullpost1 	{mso-style-name:fullpost1; 	mso-style-unhide:no; 	mso-hide:none;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:35.4pt; 	mso-footer-margin:35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --><!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} --> <!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-size:22pt;">LEPASKAN BELENGGU DEHARMONISASI</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">Oleh : M. Rifki , M. Ag ( Humas Kanwil Depag Sumbar)</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span>Halal bi Halal (halal dengan halal, saling menghalalkan) walaupun namanya mempergunakan bahasa (lafadz) Arab <span class="fullpost1">dan telah melembaga di kalangan penduduk Indonesia, Namun pada zaman Nabi SAW, dan juga zaman-zaman sesudahnya kegiatan tersebut tidak ditemukan. Hingga abad sekarang; baik di negara-negara Arab maupun di negara Islam lainnya (kecuali di Indonesia) tradisi ini tidak memasyarakat atau tidak ditemukan. Sedangkan di Indonesia, tradisi ini baru mulai diselenggarakan dalam bentuk upacara sekitar akhir tahun 1940-an dan mulai berkembang luas setelah tahun 1950-an. (Ensiklopedi Islam, 2000). Sementara dalam Ensiklopedi Indonesia, 1978, menyebutkan kata halal bi halal berasal dari bahasa (lafadz) Arab yang tidak berdasarkan tata bahasa Arab murni (ilmu nahwu), sebagai pengganti istilah silaturahmi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Saat sekarang ini halal bi halal diselenggarakan di hampir seluruh lapisan masyarakat muslim di negeri ini, baik oleh kelompok masyarakat di suatu daerah tertentu, keluarga besar, kelompok kerja, kelompok pengajian, kelompok prefesi, organisasi sosial-politik, lembaga, perusahaan swasta maupun instansi pemerintah.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Dengan demikian tradisi halal bihalal merupakan alternatif pemecahan praktis dari kunjungan silaturrahmi yang membutuhkan waktu berhari-hari hanya dengan beberapa kegiatan dalam lintas komunitas tertentu, dari pada melakukan kunjungan satu persatu<span> </span>kerumah karib, kerabat, kawan dan handai tolan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Dengan menghadiri kegiatan halal bi halal apalagi dengan diiringi dengan pengajian agama dalam rangka memantapkan pengamalan pendidikan dan latihan di bulan ramadhan, terkhusus dalam pergaulan antara sesama manusia, karena boleh jadi selama ini kita terlalu sering menderita karena terikat dan terbelenggu, tidak bebas, karena terhimpit persoalan hubungan deharmonisasi. Maka ikatan-ikatan yang membelenggu hubungan antara kita dengan orang lain itu bisa kita lepas, dengan saling maaf memaafkan sesama kita di waktu halal bi halal.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Dalam bahasa al-qur’an dan hadis Nabi, kiranya kata-kata silaturrahmi lebih bermakna dan akrab dari pada kata halal bi halal, sebagaimana<span> </span>firman Allah SWT dalam Surat 13:21) “<span class="fullpost1"><em>Dan orang-orang yang menghubungkan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan, dan mereka takut kepada Rabbnya dan takut kepada hisab yang buruk”.<span> </span></em></span><em><br />
</em><span> </span>Begitu pula Nabi bersabda.? Sesungguhnya rahmat Allah tidak akan turun apabila yang diutus itu ada orang yang memutuskan tali persaudaraan.? Dalam hadits lain Nabi bersabda tentang pentingnya silaturrahmi: Maukah kalian aku tunjukkan amal yang lebih besar pahalanya dari solat dan puasa?Yaitu engkau damaikan orang-orang yang bertengkar, dan barangsiapa yang ingin panjang usia dan banyak rezeki, sambungkanlah</p>
<p class="MsoNormal">silaturrahmi.(HR.Bukhari Muslim)</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Secara harfiah silaturrahmi berarti menghubungkan kasih sayang. Hubungan kasih sayang yang sarat dengan nilai-nilai persaudaraan, kesetiakawanan dan saling mengasihi baik antara sesama muslim maupun nonmuslim. Yakni menyambung kasih sayang dengan cara membangun suatu interdependensi, saling pemahaman dan mengasihi satu sama lain. Hubungan ini tak jarang rusak akibat ulah dan tindakan kita sendiri. Karena itu dalam Idul Fitri, kita dianjurkan menjalin kembali dan mempererat tali silaturrahmi dengan saling memaafkan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span>Karena <span class="fullpost1">Silaturahmi dalam pandangan Islam juga tidak terikat waktu, dan tidak terikat pada yang seagama, tetapi kapanpun, kepada siapapun, baik seagama maupun berbeda agama dengan cara-cara yang tertentu. (***) <span> </span></span><br />
<!--[if !supportLineBreakNewLine]--><br />
<!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal">
<br />Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pabdepagsumbar.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pabdepagsumbar.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pabdepagsumbar.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pabdepagsumbar.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pabdepagsumbar.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pabdepagsumbar.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pabdepagsumbar.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pabdepagsumbar.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pabdepagsumbar.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pabdepagsumbar.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pabdepagsumbar.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pabdepagsumbar.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pabdepagsumbar.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pabdepagsumbar.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pabdepagsumbar.wordpress.com&amp;blog=4046645&amp;post=38&amp;subd=pabdepagsumbar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pabdepagsumbar.wordpress.com/2008/10/07/memaknai-halal-bi-halal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">pabdepagsumbar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>&#8220;Lebaran&#8221; Bukan melebarkan Keinginan</title>
		<link>http://pabdepagsumbar.wordpress.com/2008/10/07/lebaran-bukan-melebarkan-keinginan/</link>
		<comments>http://pabdepagsumbar.wordpress.com/2008/10/07/lebaran-bukan-melebarkan-keinginan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Oct 2008 02:36:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pabdepagsumbar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pabdepagsumbar.wordpress.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[Padang, PAB. Wajar dan sepantasnyalah orang yang berpuasa merasakan kegembiraan menyambut hari kemenangan di hari nan fitri 1 syawal. Hal tersebut sesuai dengan sabda Rasulullah SAW:”Bagi orang yang berpuasa, akan memperoleh dua kebahagiaan, yakni ketika merasakan gembiranya waktu berbuka (termasuk Idul Fitri) dari puasanya dan ketika melaporkan pelaksanaan ibadah puasa kepada Allah di hari akhirat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pabdepagsumbar.wordpress.com&amp;blog=4046645&amp;post=35&amp;subd=pabdepagsumbar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--><!--[if !mso]&gt;--></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Padang, PAB. Wajar dan sepantasnyalah orang yang berpuasa merasakan kegembiraan menyambut hari kemenangan di hari nan fitri 1 syawal. Hal tersebut sesuai dengan sabda Rasulullah SAW<em>:”Bagi orang yang berpuasa, akan memperoleh dua kebahagiaan, yakni ketika merasakan gembiranya waktu berbuka (termasuk Idul Fitri) dari puasanya dan ketika melaporkan pelaksanaan ibadah puasa kepada Allah di hari akhirat nanti”. </em>Tapi bagaimanakah cara ideal yang semestinya dilakukan umat Islam dalam merayakan Idul Fitri dan lebaran tersebut, berikut penelusuran M. Rifki.M.Ag, Dewan Redaksi PAB.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Ada pertanyaan besar, seputar dari mana asal kata <strong><em>Lebaran</em></strong> yang disandangkan pada perayaan hari raya Idul Fitri, apa substansi maknanya dan bagaimana aplikasinya. Dari segi bahasa, kata lebaran berasal dari kata Lebar dan ditambah akhiran an, kata lebar artinya besar dan lebaran berarti membesarkan, boleh jadi pemahaman Lebaran sebagai ungkapan kebesaran terhadap asma Allah, karena Dia menganugerahkan kefitrahan dan kemenangan kepada orang berpuasa, namun sebagian orang juga mengartikan kata lebar berarti melebarkan keinginan<span> </span>(nafsu) termasuk dalam hal ini <em>perut</em> (makan dan minum) dan kebutuhan lainnya dengan maksud berfoya-foya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Kakanwil Depag Sumbar Drs.H. Darwas mengungkapkan, hendaknya umat Islam senantiasa menyikapi makna Idul Fitri atau lebaran dengan jiwa kesederhanaan, menghindari berlebih-lebihan dan tetap dalam koridor ajaran agama, kita tidak ingin lagi terdengar kabar bahwa ada sekelompok anak muda yang tewas gara-gara merayakan idul fitri dengan pesta mabuk-mabukan seperti yang terjadi beberapa tahun belakangan di suatu daerah Sumbar. Oleh karena itu, Darwas menghimbau agar orang yang berpuasa senantiasa mengamalkan pendidikan dan latihan (Diklat) yang telah dilaksanakan selama sebulan di Ramadhan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Darwas menambahkan, kita sudah dilatih bagaimana makan 2 kali sehari (sahur dan Berbuka), bagaimana kita dilatih merasakan lapar dan dahaga, kebiasaan tersebut semestinya menumbuhkan rasa empati terhadap penderitaan yang dialami orang-orang miskin, yang hanya makan sekali sehari atau mungkin untuk sekali saja mereka susah mendapatkannya. Nah tentunya perasaan seperti itu, dapat kita implementasikan selepas ramadhan dengan membiasakan hidup dalam kesederhanaan mengedepankan sikap tenggang rasa serta senantiasa membantu fakir miskin.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Sementara Kabag Tata Usaha Drs.H. Haryadi.Z, mengungkapkan, Lebaran bukanlah bermaksud liburan, tapi bagaimana pakaian takwa <em>(libasun takwa) </em>mampu kita pertahankan, di bulan puasa kita jadi sehat, selama ramadhan kita dekat pada Allah, maka <span> </span>pasca ramadhan tentu perlu dipertahankan dan ditingkatkan, termasuk zikir dan daya fikirnya lebih terkendali.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Fenomena yang terjadi yang juga telah membudaya, adanya kebiasaan umat Islam merayakan Idul fitri dengan berpakaian serba baru dan sebagainya, menurutnya itu sah-sah saja, asal jangan berlebih-lebihan, karena orang yang berlebih-lebihan tidak akan disukai Allah SWT,<span> </span>yang paling penting kita lakukan adalah menjadikan jiwa dan hati kita baru. Sebagaimana ungkapan Ulama “ Bukanlah hari raya itu dengan memakai pakaian serba baru; akan tetapi hari raya itu adalah bertambahnya ketaatan dan ketaqwaan kepada Allah SWT “.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Di sisi lain sebutan baru dapat juga dipergunakan, karena telah ditempa selama sebulan penuh dan telah kembali fitrah (suci), ibarat baterai/ Aki kendaraan, kembali berenergi setelah mengalami cas beberapa saat,menjadikan kenderaan tokcer. Makanya kesucian tersebut perlu kita pertahankan dengan saling maaf dan memaafkan, memperkuat tali silaturrahmi. Derajat dan pangkat takwa, yang dijanjikan Allah bagi orang berpuasa berkemungkinan besar dapat kita raih, setelah kita semaksimal mungkin melaksanakan ibadah Ramadhan. Buya H. Haryadi mengumpamakan sebagaimana seekor ulat, yang berpuasa selama 3 minggu, berada dalam kepompong pada gulungan daun pisang, sang ulat bertujuan ingin merubah kehormatan dirinya dari makhluk hina, yang ditakuti menjadi seeokor kupu-kupu yang indah yang dicintai, nah begitulah orang yang berpuasa, kita satu bulan berpuasa, mendirikan malam ramadhan, tentunya kita juga ingin memperoleh kehormatan dan pangkat yang lebih tinggi dari Allah yakni Takwa. Oleh karenanya mari kita implementasikan derajat takwa dan kefitrahan yang kita raih dengan peningkatan kesalehan individu dan kesalehan social, ujarnya lagi.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Menyangkut keberadaan PNS yang dibayarkan gajinya tanggal 25 September 2008, kabid Mapenda Drs. H.Zakaria Nawar mengungkapkan, mari kita jadikan gaji yang diterima 2 x dalam bulan September 2008 ini, sebagai nikmat yang mesti dikelola dengan baik, jangan sampai gaji Oktober yang dibayarkan pada September dihabiskan hanya dalam beberapa hari di awal oktober karena keinginan merayakan lebaran secara tanpa perhitungan, maka dikhawatirkan<span> </span>bukan nikmat yang diperoleh tapi malahan musibah, karena pembiayaan kebutuhan berikutnya dilakukan dengan berhutang,</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Oleh karena itu, aturlah dengan baik pengeluaran keuangan di bulan syawal tersebut. Ciri-ciri orang pintar dalam memanagemen keuangannya antara lain,<em>”Orang yang mendahulukan kebutuhan dari pada mengedepankan keinginan</em>”. Demikian paparnya.<span> </span>(Rifki/AH).<em></em></p>
<p><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
</span></p>
<br />Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pabdepagsumbar.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pabdepagsumbar.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pabdepagsumbar.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pabdepagsumbar.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pabdepagsumbar.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pabdepagsumbar.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pabdepagsumbar.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pabdepagsumbar.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pabdepagsumbar.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pabdepagsumbar.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pabdepagsumbar.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pabdepagsumbar.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pabdepagsumbar.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pabdepagsumbar.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pabdepagsumbar.wordpress.com&amp;blog=4046645&amp;post=35&amp;subd=pabdepagsumbar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pabdepagsumbar.wordpress.com/2008/10/07/lebaran-bukan-melebarkan-keinginan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">pabdepagsumbar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>DARI MTQ NASIONAL XXII 2008 PROPINSI BANTEN KAFILAH SUMATERA BARAT UKIR PRESTASI GEMILANG</title>
		<link>http://pabdepagsumbar.wordpress.com/2008/09/06/dari-mtq-nasional-xxii-2008-propinsi-banten-kafilah-sumatera-barat-ukir-prestasi-gemilang/</link>
		<comments>http://pabdepagsumbar.wordpress.com/2008/09/06/dari-mtq-nasional-xxii-2008-propinsi-banten-kafilah-sumatera-barat-ukir-prestasi-gemilang/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Sep 2008 10:01:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pabdepagsumbar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pabdepagsumbar.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[BANTEN, PAB &#8211; Tekad Kafilah MTQ Sumatera Barat untuk memperbaiki prestasi di tingkat nasional sebagaimana diberitakan pada PAB edisi lalu ternyata terbukti. Pada MTQ Nasional Ke XXII di Kota Serang Propinsi Banten tersebut, duta-duta Sumbar berhasil menduduki peringkat delapan besar, dua tingkat melebihi prestasi pada MTQ Nasional di Kendari. Namun yang sangat penting adalah upaya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pabdepagsumbar.wordpress.com&amp;blog=4046645&amp;post=26&amp;subd=pabdepagsumbar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><strong>BANTEN, PAB</strong> &#8211; Tekad Kafilah MTQ Sumatera Barat untuk memperbaiki prestasi di tingkat nasional sebagaimana diberitakan pada PAB edisi lalu ternyata terbukti. Pada MTQ Nasional Ke XXII di Kota Serang Propinsi Banten tersebut, duta-duta Sumbar berhasil menduduki peringkat delapan besar, dua tingkat melebihi prestasi pada MTQ Nasional di Kendari. Namun yang sangat penting adalah upaya meningkatkan prestasi untuk mengamalkan isi dan kandungan Al Qur’an yang dimusabaqahkan itu, sehingga Wahyu Ilahi tersebut benar-benar dapat dijadikan pedoman dalam hidup dan kehidupan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Dalam ajang MTQ Nasional XXII di Propinsi Banten yang berlangsung dari tanggal 17 hingga 24 Juni 2008, kafilah Sumatera Barat berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan memperoleh Juara I Cabang Tilawah Dewasa Putri, cabang yang sangat bergengsi yang dilaksanakan di arena utama, kemudian Cabang Khat Hiasan Mushaf Putri serta Juara II Cabang Tahfidz 1 Juz dan Tilawah Putra.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Untuk Juara I Cabang Tilawah Dewasa Putri diraih oleh Afrisa, utusan Sumatera Barat dari Kota Payakumbuh, Cabang Khat Hiasan Mushaf Putri diraih oleh Etika Vestia,SS dari Bukittinggi. Sedangkan Juara II Cabang Tahfidz 1 Juz dan Tilawah Putra diperoleh Lasyarikalahu, siswa MTsN Gunung Pangilun Padang. Kemudian sejumlah cabang lainnya memperoleh Juara Harapan diantaranya pada cabang Syarhil dan Fahmil Qur’an.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Atas keberhasilan tersebut Pemerintah Propinsi Sumatera Barat telah menjanjikan bonus sebesar Rp.100 juta bagi kafilah yang berhasil meraih peringkat I di tingkat nasional. Bonus-bonus lainnya pun mengalir kepada para kafilah, baik menjelang maupun sesudah pelaksanaan musabaqah. Di antaranya dari Gubernur Sumbar, Kanwil Depag Sumbar, DPRD Propinsi Sumbar, para pengusaha, Pemerintah Kabupaten/Kota di Sumatera Barat dan dari pihak-pihak lainnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Keberhasilan yang diperoleh kafilah Sumatera Barat dalam ajang musabaqah sekali dua tahun tersebut tidak terlepas dari usaha dan kerja keras serta sungguh-sungguh dari semua pihak. Di samping ketekunan para peserta untuk tampil maksimal, arahan dan motivasi dari para pelatih juga ikut menentukan keberhasilan tersebut. Tidak kalah pentingnya pula adalah perhatian dan dukungan penuh dari Pemerintah Propinsi Sumatera Barat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar, Kanwil Departemen Agama Propinsi Sumatera Barat, LPTQ, Pemerintah Kabupaten/Kota Se Sumbar dan yang lainnya, umumnya doa restu dari masyarakat Sumatera Barat.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Persiapan semaksimal mungkin telah diupayakan jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan musabaqah dimulai. Sejak dari perekrutan calon peserta hingga Pemusatan Latihan (TC) secara berkala dilakukan dengan sebaik-baiknya, agar hasil yang diperoleh tidak mengecewakan. Bila pada persiapan MTQ-MTQ sebelumnya pelaksanaan TC hanya dilaksanakan di Asrama Haji, maka kali ini Pemerintah Propinsi telah memfasilitasi calon kafilah melaksanakan TC di hotel-hotel.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">“Kita sangat berterima kasih kepada Pemerintah, ini adalah suatu kemajuan yang sangat bagus di samping fasilitas yang memadai juga bermanfaat untuk persiapan mental serta membiasakan diri bagi para peserta. Karena memang pada waktu musabaqah dimulai seluruh peserta ditempatkan di hotel berbintang,” ungkap Kakanwil Depag Propinsi Sumatera Barat, Drs. H. Darwas dalam berbagai kesempatan pertemuan bersama kafilah.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong>Presiden SBY Buka MTQ Nasional Ke XXII</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span> </span></strong>Malam pembukaan MTQ Nasional Ke XXII yang bertempat di Kawasan Pusat Pemerintahan Propinsi Banten (KP3B) tersebut langsung dihadiri Presiden  RI, Susilo Bambang Yudhoyono bersama ibu, serta sejumlah menteri dan undangan VVIP lainnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span>Dalam pidatonya pada pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-22 di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten, Serang, Selasa, Presiden meminta agar kaum ulama dapat menyelesaikan dengan baik masalah pertentangan karena kekeliruan penyiaran agama.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">“Diharapkan ulama dapat selesaikan dengan baik dan pimpin kembali umat yang keliru,” ujarnya. Presiden menambahkan, adalah keliru membiarkan seseorang salah arah dan tersesat dan harus diselamatkan dengan penuh tanggungjawab, serta rasa persaudaraan. Presiden juga mengingatkan, tidak boleh ada siapa pun yang mengatasnamakan Islam, tetapi tidak bisa berperilaku Islami.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">“Islam itu damai, Islam itu teduh, Islam itu cinta keadilan. Islam itu jauhi kekerasan dan Islam menjauhi permusuhan,” ujarnya. Jika terjadi salah paham dan beda pendapat, maka Presiden mengajak masyarakat untuk menyelesaikan masalah dengan damai dan tidak membiasakan diri dengan kekerasan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Presiden mengatakan, dari pertemuannya dengan para pemimpin negara Timur Tengah dan pemimpin dunia lainnya, ia menangkap sikap internasional yang menaruh harapan kepada Indonesia untuk membangkitkan Islam yang teduh dan cinta damai.“Sebagai bangsa Islam terbesar di dunia dengan kepatuhan kepada Quran,  Indonesia bisa menampilkan Islam sebagai rahmat semesta alam. Dunia berharap, agar Indonesia dapat memelihara kedamaian melalui kebangkitan islam yang teduh dan saling menghargai perbedaan,” tutur Presiden.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span>Pembukaan MTQ Nasional ke-22 yang dipusatkan di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten, Serang, Selasa (17/6) itu dimulai pada pukul 19.30 WIB. MTQ Nasional ke-22 yang diselenggarakan sejak 17 Juni 2008 hingga 24 Juni 2008 itu diikuti oleh 3.186 peserta dari 33 provinsi di Indonesia. Kedatangan Presiden dan Ibu Negara ke acara pembukaan disambut oleh salawat nabi yang dilantunkan oleh pondok pesantren Se-Provinsi Banten.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">Pada acara pembukaan MTQ Nasional ke-22, akan dinyanyikan lagu gubahan Presiden Yudhoyono berjudul “Kasih Tuhan” oleh artis nasional Dewi Yull. Presiden pada acara pembukaan memukul beduk besar yang menandai dibukanya MTQ Nasional ke-22.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong>Perantau Minang Ikut Membantu</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span>Sebagaimana diketahui masyarakat Sumatera Barat diperantauan cukup banyak, termasuk yang berada di Propinsi Banten. Keberadaan para perantau di Propinsi yang terkenal dengan daerah seribu Industri ini cukup membantu para kafilah. Melalui wadah Ikatan Keluarga Minang Saiyo (IKMS) Propinsi Banten, sumbangsih para perantau untuk ikut mensukseskan kafilah Sumbar patut dihargai.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span>Ketua IKMS Propinsi Banten, Hj. Yemmelia, SE, M.Si bersama jajaran pengurusnya ikut memfasilitasi kafilah Sumbar dalam menyiapkan pawai ta’aruf pada tanggal 16 Juni 2008. Kemudian para perantau ini juga ikut mengisi stand pameran Pemerintah Propinsi Sumatera Barat yang telah disiapkan panitia di dekat arena utama.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span>Di samping itu wujud kepedulian perantau Minang di Banten juga terlihat dengan ditempatkannya Kafilah Propinsi Sumatera Barat di Hotel Permata Krakatau yang merupakan anak perusahaan dari PT. Krakatau Steel. Direktur dari PT. Krakatau Steel adalah juga berasal dari Sumatera Barat, sehingga pelayanan yang diberikan benar-benar memuaskan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span>Asisten III Sekdaprop Sumbar, Drs. H. Sultani Wirman dalam sambutannya ketika pertemuan dengan para perantau yang juga dihadiri oleh Kakanwil Depag Sumbar dan Walikota Cilegon tersebut, Asisten III mengatakan sangat bangga atas antusias dan partisipasi masyarakat Sumatera Barat di perantauan khususnya yang berada di Propinsi Banten. “Saya atas nama Pemerintah propinsi dan masyarakat Sumbar yang berada di kampung mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas segala bantuan yang telah diberikan. Kita berharap hubungan antara warga kita yang berada di kampung dengan yang ada diperantauan tetap terjaga dengan baik,” ulasnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span>Setelah diawali dengan makan bersama, berbagai sambutan dan doa, kemudian acara malam silaturahmi kafilah MTQ Sumbar dengan para perantau dilanjutkan dengan penampilan berbagai macam kesenian daerah dari Sumatera Barat dan dari Propinsi Banten. Tidak kalah bagusnya adalah kesenian hasil kolaborasi kedua daerah tersebut, sehingga menghasilkan karya seni yang sangat bagus. Di akhir acara diadakan saling tukar cendera mata, pihak Krakatau Steel memberikan batik khas Banten kepada masing-masing kafilah, sedangkan kafilah Sumbar memberikan plakat peserta MTQ Ke XXII.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong>Gunakan Sistem IT</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span>Kemajuan yang cukup bagus dan dapat dicontoh pada pelaksanaan MTQ Nasional Ke XXII di Propinsi Banten kali ini adalah telah digunakannya perangkat Teknologi Informasi (IT) dalam penilaian peserta, walaupun di satu sisi masih terdapat kekurangan. Dengan menggunakan perangkat IT, para dewan hakim dapat memberikan nilai secara langsung, sehingga para peserta, official, pendamping dan para penonton dapat menyaksikan nilai peserta seketika itu. Bahkan para penonton telah dapat memprediksikan para pemenang sebelum pengumuman para juara dari panitia berdasarkan hasil penilaian yang tertera pada perangkat IT tersebut.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span>Sistem IT menggunakan program khusus dalam komputer dan sejumlah peralatan elektronik lainnya, kemudian masing-masing dewan hakim dapat memasukan hasil penilaian masing-masing ke dalam kolom-kolom yang telah disediakan. Selain kolom penilaian, juga terdapat durasi waktu dan tiga buah lingkaran berwarna hijau, kuning dan merah yang berfungsi sebagai lampu. Komputer yang menampilkan program tersebut kemudian dihubungkan ke Infocus dan dipantulkan ke layar sehingga dapat disaksikan semua orang. Konon kabarnya untuk setiap cabang lomba, penggunaan perangkat IT menghabiskan dana sekitar Rp.20 juta.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span>Kelemahan yang dimaksud dalam penggunaan IT terkadang terjadinya kemacetan dalam penggunaan sejumlah perangkat. Sehingga pada beberapa cabang hasil penilaian dewan hakim tidak dapat diakses secara langsung. Akibatnya terpaksa dilaksanakan secara manual sebagaimana pelaksanaan penilaian-penilaian sebelumnya. Penilaian menggunakan sistem IT ini lebih banyak melibatkan personil dibandingkan penilaian secara manual. Masalah lain yang terlihat dengan adanya penggunaan IT adalah tidak adanya lagi musyawarah majelis hakim sebagamana biasanya. Ketua majelis salah satu cabang dirasakan kurang peranannya, karena masing-masing anggota dewan hakim langsung memberikan nilai dan bisa disaksikan ketika itu.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong>Panitia Berikan Layanan Maksimal</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span>Agaknya pelaksanaan MTQ Nasional Ke XXII di Propinsi Banten pada Juni lalu patut dicontoh dan diacungi jempol, terutama dari segi pelayanan terhadap para kafilah dari seluruh Indonesia. Sejak kedatangan kafilah dari daerah masing-masing, panitia telah menunggu tamu-tamu mereka di daerah perbatasan propinsi dan mengantarkannya langsung ke penginapan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span>Begitu juga dengan Kafilah Sumatera Barat, baik yang datang dengan menggunakan jalur udara maupun jalur darat tetap mereka tunggu dan antarkan ke penginapan. Pemerintah Propinsi Banten telah menetapkan masing-masing dinas dan instansi termasuk perusahaan-perusahaan untuk mendampingi setiap kafilah.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span>Penanggung jawab kafilah Sumatera Barat dipercayakan kepada Badan Pengawasan Dampak Lingkungan Hidup (BPDLH) Propinsi Banten dan PT. Krakatau Steel. Jarak antara penginapan kafilah Sumbar dengan arena utama memang cukup jauh, namun bila dibandingkan dengan lokasi penginapan kafilah Propinsi lain masih terbilang bagus, lebih kurang 45 menit perjalanan menggunakan bus. Apapun keperluan dan kapanpun kafilah Sumbar berangkat ke arena untuk berlomba, pendamping selalu memfasilitasi dan menyediakan kendaraan operasional, bahkan hampir selalu dikawal polisi dengan menggunakan kendaraan <em>Forider.</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span>Sekalipun melewati jalan Tol dari Cilegon menuju Serang, namun Pemerintah Propinsi Banten telah menerapkan kebijakan untuk mengratiskan setiap kendaraan kafilah yang dikawal polisi tersebut. Kemudian di arena utama, panitia telah menyediakan tempat transit bagi setiap kafilah, agar dapat beristirahat menjelang tiba jadwal tampil. Tempat transit kafilah Sumbar disediakan di gedung Inspektorat yang juga berada dalam Kawasan Pusat Pemerintahan Propinsi Banten (KP3B).(fajri-net)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pabdepagsumbar.wordpress.com/26/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pabdepagsumbar.wordpress.com/26/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pabdepagsumbar.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pabdepagsumbar.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pabdepagsumbar.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pabdepagsumbar.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pabdepagsumbar.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pabdepagsumbar.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pabdepagsumbar.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pabdepagsumbar.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pabdepagsumbar.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pabdepagsumbar.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pabdepagsumbar.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pabdepagsumbar.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pabdepagsumbar.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pabdepagsumbar.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pabdepagsumbar.wordpress.com&amp;blog=4046645&amp;post=26&amp;subd=pabdepagsumbar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pabdepagsumbar.wordpress.com/2008/09/06/dari-mtq-nasional-xxii-2008-propinsi-banten-kafilah-sumatera-barat-ukir-prestasi-gemilang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">pabdepagsumbar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KITA HARUS PUNYA MIMPI!(Dari Resensi Buku Tetralogi Laskar Pelangi)Oleh : Metra Suryati, S.Ag</title>
		<link>http://pabdepagsumbar.wordpress.com/2008/06/24/kita-harus-punya-mimpidari-resensi-buku-tetralogi-laskar-pelangioleh-metra-suryati-sag/</link>
		<comments>http://pabdepagsumbar.wordpress.com/2008/06/24/kita-harus-punya-mimpidari-resensi-buku-tetralogi-laskar-pelangioleh-metra-suryati-sag/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jun 2008 08:20:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pabdepagsumbar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pabdepagsumbar.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkah kita bermimpi? ingin pergi kenegeri impian yang sangat indah bak syurga!? Negeri yang sangat jauh dari benua yang kita diami dan dari kondisi sekarang tak mungkin kita bisa mewujudkan mimpi itu untuk melangkahkan kaki ke sana. Dimana negeri impian itu sering dibaca dalam buku yang sangat menginspirasi kita untuk lebih memaknai hidup! Keindahan negeri [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pabdepagsumbar.wordpress.com&amp;blog=4046645&amp;post=24&amp;subd=pabdepagsumbar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Gautami;">Pernahkah kita bermimpi? ingin pergi kenegeri impian yang sangat indah bak syurga!? Negeri yang sangat jauh dari benua yang kita diami dan dari kondisi sekarang tak mungkin kita bisa mewujudkan mimpi itu untuk melangkahkan kaki ke sana. </span><span style="font-size:11pt;font-family:Gautami;" lang="SV">Dimana negeri impian itu sering dibaca dalam buku yang sangat menginspirasi kita untuk lebih memaknai hidup! Keindahan negeri impian dalam buku tersebut tak lebih dari bacaan pelipur lara dikala hati sedang gundah. Ternyata setelah sekian tahun, Tuhan ”<em>menggiring kaki kita</em> ” ke negeri impian yang sering kita baca dalam buku tersebut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Gautami;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Gautami;" lang="SV">Andrea Hirata sang penulis buku Laskar pelangi, benar-benar mampu menyampaikan pesannya secara apik sekaligus menginspirasi banyak orang. Membaca buku ini membuat kita lebih mensyukuri kehidupan, membangkitkan semangat, memperkuat akar mimpi yang pernah kita tanam, membakar semangat nasionalisme, dan keinginan untuk menjadi bagian dari komponen bangsa ini untuk ikut membangunnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Gautami;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Gautami;" lang="SV">Kisah ini terjadi di Pedalaman Pulau Belitong. Dimulai ketika sekolah miskin SD Muhammadiyah yang tak layak pakai<span> </span>karna malamnya untuk kandang ternak terancam dibubarkan oleh Depdiknas Sumsel kalau siswa baru tidak mencapai 10 orang anak. Ketika itu baru 9 orang anak yang mendaftar dan menghadiri upacara pembukaan. Waktu sudah menunjukkan pukul 11 siang, belum juga ada tambahan dari siswa baru yang akan mendaftar, Pak Harfan dan ibu Muslimah sudah gelisah begitu juga dengan siswa baru yang 9 orang tersebut. Harapan mereka untuk bisa sekolah sepertinya hanya mimpi belaka, karena dengan kondisi perekonomian anak-anak tersebut tidak memungkinkan untuk sekolah di tempat lain seperti sekolah PN Timah, yang membutuhkan biaya sangat mahal. Ketika Pak Harfan sang Kepala Sekolah hendak berpidato menutup sekolah, Harun dan ibunya datang untuk mendaftarkan diri disekolah kecil itu. <span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Gautami;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Gautami;" lang="SV">Cerita dimulai dari sini, mulai dari penempatan tempat duduk, perkenalan mereka dengan Ibu Muslimah, perkenalan dengan teman-teman sekelas mereka di mana A Kiong yang malah cengar cengir ketika ditanyakan namanya oleh guru mereka, Bu Mus. Kejadian bodoh yang dilakukan oleh Borek, pemilihan ketua kelas yang diprotes oleh kucai, kejadian cinta pertama Ikal, kejadian ditemukannya bakat luar biasa Mahar, sampai pertaruhan nyawa Lintang yang mengayuh sepeda<span> </span>buntut 80 Km pulang pergi dari rumahnya ke sekolah! yang bahkan sampai disekolah hanya untuk menyanyikan lagu <em>Padamu Negeri</em> saja. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Gautami;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Gautami;" lang="SV">Nama Laskar Pelangi<span> </span>diberikan Bu Muslimah karna kesenangan mereka terhadap pelangi. Mereka pun sempat mengharumkan nama sekolah dengan berbagai cara, misalnya pembalasan dendam Mahar dan kawan-kawannya yang selalu dipojokkan oleh siswa sekolah lain, mereka membuat atraksi seni dari Afrika berbuah manis pada karnaval 17 Agustus, kejeniusan alami Lintang yang menantang dan mengalahkan Drs. Zulfikar guru fisika sekolah kaya PN Timah yang berijazah dan terkenal, dan memenangkan lomba cerdas-cermat tingkat kabupaten. Kisah sepuluh kawanan ini berakhir dengan kematian ayah Lintang yang memaksa jenius cilik itu putus sekolah dengan sangat mengharukan, dilanjutkan dengan kejadian 12 tahun kemudian dimana Ikal berjuang melanjutkan pendidikannya di luar pulau Belitong. Kemiskinan dan keterbatasan tidak menyurutkan semangat Ikal untuk melanjutkan pendidikan ketingkat yang lebih tinggi. Ikal kuliah di UI hingga mendapat beasiswa Uni Eropa ke Sorbonne Prancis dan meneruskan kuliahnya ke Shiffeld University di United Kingdom bahkan Ikal sampai ke Edensor – Desa indah di pelosok Inggeris sana yang selama ini hanya ada dalam mimpi-mimpi dan khayalan Ikal dimasa kecil.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Gautami;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Gautami;" lang="SV">Buku ini sangat baik di baca anak-anak yang mimpinya hampir musnah karena alasan klasik seperti kemiskinan. Juga bagi mereka yang beruntung mengenyam pendidikan dan penghidupan yang layak namun sering menyia-nyiakannya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Gautami;" lang="SV">Buku ini wajib di baca pejabat-pejabat dan pemimpin-pemimpin bangsa ini, yang sudah mengeksplorasi kekayaan alam Indonesia seperti yang dilakukan PT Timah di Pulau Belitong, tapi tidak mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat sekitarnya yang senantiasa hidup dalam kemiskinan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Gautami;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Gautami;" lang="SV">Buku ini juga bagus di baca oleh mereka yang putus asa dalam meraih mimpi dan cita-cita. Bahwa mimpi-mimpi itu harus ada, karena mimpi itu ibarat bensin bagi kendaraan, mimpi dapat menjadikan motivasi untuk meraih kenyataan,<span> </span>lebih baik mencoba karena belum tentu mimpi itu mustahil di wujudkan. Dan Tuhan akan memberikan hidayah dan <em>keajaiban</em> dalam mewujudkan mimpi-mimpi tersebut. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Gautami;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Gautami;" lang="SV">Buku ini juga sangat bermanfaat bagi para guru, khususnya guru SD. Karna di SD lah mereka pertama sekali bersentuhan dengan pendidikan, guru SD lah pihak yang dapat memberikan sentuhan psikologis terhadap bakat dan minat siswa sekaligus mampu mengarahkan<span> </span>dan membantu mewujudkan mimpi sang murid untuk menjadi kenyataan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Gautami;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Gautami;" lang="SV">Untuk Ibu Muslimah Hafsari dan Bapak Harfan Efendi Noor,<span> </span>yang memiliki keteguhan, ketulusan, dan kesederhanaan serta kemuliaan yang berbagi ilmu tanpa pamrih demi kecerdasan murid-muridnya, bahkan hanya dapat 15 kilo beras setiap bulan, pemerintah semestinya memberikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya pada pahlawan tanpa jasa seperti mereka.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Gautami;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Gautami;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pabdepagsumbar.wordpress.com/24/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pabdepagsumbar.wordpress.com/24/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pabdepagsumbar.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pabdepagsumbar.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pabdepagsumbar.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pabdepagsumbar.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pabdepagsumbar.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pabdepagsumbar.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pabdepagsumbar.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pabdepagsumbar.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pabdepagsumbar.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pabdepagsumbar.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pabdepagsumbar.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pabdepagsumbar.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pabdepagsumbar.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pabdepagsumbar.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pabdepagsumbar.wordpress.com&amp;blog=4046645&amp;post=24&amp;subd=pabdepagsumbar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pabdepagsumbar.wordpress.com/2008/06/24/kita-harus-punya-mimpidari-resensi-buku-tetralogi-laskar-pelangioleh-metra-suryati-sag/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">pabdepagsumbar</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
